ADVERTISEMENT

Eksklusif

ART Riri Diduga Cari Kesempatan karena Ibu Nirina Mudah Kasihani Orang Lain

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Sabtu, 20 Nov 2021 19:31 WIB
Nirina Zubir
ART Riri Diduga Cari Kesempatan karena Ibu Nirina Mudah Kasihani Orang Lain (Foto: Yolanda/detikHOT)
Jakarta -

Nirina Zubir beserta keluarga besar menjadi korban kasus mafia tanah. Akibatnya, keluarga tersebut harus kehilangan enam properti diperkirakan harganya mencapai Rp17 miliar. Hal tersebut dilakukan oleh ART dari almarhumah, Riri Khasmita.

Banyak orang yang heran mengapa seorang ART bisa dipercaya untuk mengurus surat-surat berharga tersebut. Peru diperjelas, sebutan ART disini adalah seorang asisten dari almarhum yang bisa dibilang orang kepercayaannya.

Nirina dan sang kakak, Fadhlan Karim, menuturkan bagaimana awalnya bisa mengenal Riri Khasmita.

"Jadi kalau di antara kelima ini yang saya kenal itu suami istri saja. Riri Kasmita dan Ediyanto. Saya kenal mereka karena pada dasarnya, awalnya mereka itu datang ke Jakarta karena ibunya menikah lagi bersama teman baik keluarga lah," ungkap Nirina Zubir dalam Wawancara Eksklusif kepada detikcom di Kawasan Antasari, Jakarta Selatan pada Kamis (18/11).

"Jadi ibu saya sebenarnya bersahabat sama seseorang, Tante Tina, kemudian Tante Tina meninggal, mantan suaminya menikah lagi dengan seseorang ini," sambung Nirina.

"Which is ibunya Riri Kasmita," timpal Fadhlan.

Nirina ZubirART Riri Diduga Cari Kesempatan karena Ibu Nirina Mudah Kasihani Orang Lain Foto: Yolanda/detikHOT

Lebih lanjut lagi, Nirina menjelaskan bagaimana Riri dapat bekerja sebagai ART untuk almarhumah ibu.

"Jadi ada teman keluarga kami, Om Haydir ini menikah dengan Ibu Nurasisyah yang adalah ibunya Riri Kasmita. Mereka datang, keluarganya om Haydir ini tidak mengetahui keberadaan mereka, menikah dan semacamnya tuh nggak tau. Tiba-tiba begitu kan sebagai keluarga kaget. Karena tidak mengetahui apa-apa," jelas Nirina.

"Jadi Riri ini dibawa harapannya mau tinggal di rumahnya om sahabat keluarga ini, ya ibaratnya kayak kita belum kenal. Pada saat itu dia mendekati ibu saya, cerita segala macem, dan ibu saya orangnya gampang kasihan dan memang besar hatinya," sambung Nirina.

Setelah mengambil hati almarhumah ibu, akhirnya Riri diberi kepercayaan untuk bekerja untuk sebagai penjaga kos-kosan pada awalnya.

"Ya sudah kalau gitu gini deh, ibaratnya tuh dia diselamatkan sama ibu saya. Diselamatkan daripada luntang-lantung nggak tau kemana, pulang kampung dia gk ada tempat tinggal karena ibunya sudah di sini sama ibu saya ditampung. Dipekerjakan," kata Nirina Zubir.

"Ya sudah boleh tinggal di kosan saya tapi juga di kosan saya ya jaga kosan juga. Pelan-pelan dia mulai masuk ke kehidupan keluarga kami. Mulai kosan jadi di dalam pengawasannya dia, lama-lama lebih dari itu. Lama-lama dari situ berkembang dari tahun 2009 sampai akhirnya ibu saya meninggal 2019," tutur Nirina mengenai Riri yang pada awalnya hanya penjaga kos-kosan hingga akhirnya menjadi orang kepercayaan mendiang ibunya.

(dar/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT