Qomar Idap Kanker Usus Namun Masih Bekerja, Ini Alasannya

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 27 Okt 2021 12:03 WIB
Pelawak Qomar bicara penyebab dirinya divonis mengidap kanker usus stadium 4C
Qomar Idap Kanker Usus Namun Masih Bekerja, Ini Alasannya. (Foto: Desi/detikHOT)
Jakarta -

Komedian senior Qomar tengah mengidap kanker usus. Meski begitu ia masih terlihat bekerja.

Ditemui kemarin, Qomar habis syuting acara di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Ia menjelaskan kondisi saat ini.

"Masih proses pemulihan secara fisik, tapi secara mental abah selalu membangun mindset sehat hati, sehat jiwa dan pikiran. Kalau fisik terbatas, tinggal proses pemulihan," ujarnya.

Qomar punya alasan masih bekerja. Menurutnya, hal itu ibadah dan bisa menyehatkan pikirannya.

"Buat kami, ngelawak itu bagian dari ibadah kami. Dalam profesional berkesenian, kami memiliki sikap berkesenian tetap, yang disebut profesional itu kan adalah ketika kita mencintai apa yang kita kerja kan, dan mengerjakan apa yang kita cintai. Kami sangat mencintai pekerjaan kami," tuturnya.

Lebih lanjut, Qomar mengaku ogah cuma tidur-tiduran di kasur karena sakit yang diidap. Ia menyebut hal itu tak baik dan ungkap kunci kesembuhan.

"Abah sudah konsultasi dan ngobrol panjang lebar dengan teman-teman psikolog, kesehatan yang menyembuhkan abah itu 75% adalah mindset berpikir sehat dan senang hati. Jadi ketika abah rest, bed rest apalagi itu akan memperburuk mental, menambah keterpurukan mental dan pikiran," katanya.

"Jadi ah nggak ada urusan. Kita kelola karena Allah berikan multiple intelejen kepada kita, kecerdasan majemuk. Itu yang menjadi standar, kenapa kok nggak bedrest, nggak istirahat, ih semakin terpuruk nanti mental," lanjutnya.

Sebagai sahabat dan rekan satu grup komedi Empat Sekawan, Derry selalu berdoa untuk kesembuhan Qomar. Ia berharap temannya bisa kembali sehat sedia kala.

"Kalau dari kita kan nggak bisa support apa-apa, kan lagi kondisi seperti ini. Kita cuma bisa berdoa, bahwa setiap penyakit itu pasti ada obatnya. Jadi yakinkan itu, yang memberikan penyakit dan menyembuhkan penyakit ya cuma Allah. Jadi mintalah kepada Allah. Senjata orang yang paling ampuh untuk kita yang orang muslim ya doa yang tulus dan ikhlas," pungkasnya.

(hnh/mau)