Dorce Gamalama Sempat Meronta dan Gelisah Saat Ditangani Dokter

Hanif Hawari - detikHot
Jumat, 08 Okt 2021 19:24 WIB
Dorce Gamalama
Dorce Gamalama Sempat Meronta dan Gelisah Saat Ditangani Dokter. (Foto: Anisa Fitria)
Jakarta -

Dorce Gamalama dilarikan ke rumah sakit. Ia tidak sadarkan diri ketika sedang beristirahat di rumah.

Anak Dorce Gamalama, Siti Khadijah, belum mengetahui secara pasti apa penyebab sang bunda drop. Ia masih menunggu kepastian dari dokter.

"Masih diobservasi sejak dibawa sampai sekarang. Ya sampai sekarang kesadarannya belum membaik, masih menurun. Masih belum sadar. Kita akan terus memantau dulu," ujar Siti Khadijah saat ditemui di Rumah Sakit Primaraya, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (8/10/2021).

Siti Khadijah mengatakan Dorce Gamalama memiliki riwayat sakit diabetes. Namun ia tidak yakin Dorce Gamalama tak sadarkan diri gara-gara hal itu.

"Belum (tahu kenapa). Kita nanya kira-kira kenapa gini, katanya masih observasi dan cek lainnya. Belum ada informasi lagi dari dokter. Kami masih menunggu hasil CT Scan," kata Siti Khadijah.

"Kemarin tuh hanya gula, diabetes," imbuh Siti Khadijah.

Sahabat Dorce Gamalama, Hetty, sangat bersyukur sang artis bisa mendapatkan pertolongan pertama oleh pihak rumah sakit. Ia pun berterima kasih atas hal tersebut.

"Sebetulnya mau bilang apa ya, semalam itu sangat memprihatinkan. Masih bisa dikondisikan. RS ini tindakannya sangat cepat, pas datang langsung dilarikan ke UGD jadi ditangani cepat. Ada sedikit meronta dan gelisah bunda Dorce. Kami tanyakan ke dokter, ya dokter bilang sudah menangani semuanya," tutur Hetty.

Pihak keluarga menyerahkan semuanya kepada tim dokter yang menangani Dorce Gamalama. Mereka berharap Dorce Gamalama bisa kembali pulih dan beraktivitas kembali.

"(Tindakannya) Rekam jantung, pasang infus, cateter, infus meninggikan kadar gula karena drop. Gulanya 38 dan tensi 21 nggak naik-naik. Setelah ditangani dokter naik terus ada perubahan," papar Hetty.

"Soal gelisahnya, langsung diambil tindakan. Keluarga menyerahkan semua ke dokter ya yang terbaik dokter saja. Memang saat tindakan keluarga harus dalam keadaan tenang. Kemudian masuk ICU dan jalani CT scan," tukasnya.

(hnh/mau)