Penjelasan Pengacara soal Medina Zein Minta Dijemput Mobil Mewah

Asep Syaifullah - detikHot
Sabtu, 18 Sep 2021 21:04 WIB
Gaya Medina Zein
Jawaban soal Medina Zein minta polisi jemput dengan mobil mewah. Dok. Instagram medinazein
Jakarta -

Baru-baru ini ramai perseteruan antara Medina Zein dengan selebgram Marissya Icha. Hal itu pun berbuntut pada pelaporan yang dilakukan oleh pihak Marissya atas Medina Zein.

Medina yang disebut-sebut mengancamnya saat menagih hutang tersebut pun dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindakan pelanggaran di Pasal 335 KUHP soal pengancaman.

Laporan itu teregister dengan nomor LP: 4590/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, 16 September 2021.

Tak cukup sampai situ, tiba-tiba Marissya Icha mengunggah rekaman suara Medina Zein yang seakan menantang untuk dipolisikan.

"Sayang, mana, sayang? Jemput aku dong, sayang. Aku kirim share location rumah aku mau? Biar nggak susah nyarinya ya. Kamu bilang sama orangnya suruh ke rumah aku, jemput aku tapi aku nggak biasa dijemput pakai mobil tahanan," kata wanita yang diduga Medina Zein dengan nada manja.

"Ya nggak apa-apa, kalau jadi intinya tadi aku sudah nelepon lawyer aku ya, aku minta dijemputnya pakai ini boleh nggak, pakai Vellfire aja? Soalnya aku nggak mau pakai Fortuner, sakit badan. Soalnya dari Bandung ke Jakarta kan ya mbak, sakit punggung. Jadi tolong pakai Vellfire ya nanti nggak apa-apa saya lebihin, saya bayar," ucapnya lagi.

Menanggapi hal tersebut kuasa hukum Medina Zein yakni Machi Ahmad menjelaskan bahwa rekaman suara itu dibuat saat belum adanya laporan atas kasus tersebut ke polisi.

Selain itu ia menyebutkan jika itu hanyalah sebagian dari pertengkaran di antara Medina dan Marissya, di mana suara Marissya dihilangkan.

"Itu dibuat sebelum LP dan biasalah namanya dua orang wanita lagi ribut. Rekaman itu harusnya ada suara Marissya juga, tapi kenapa terkesan kayak Medina yang bicara sendiri?" tuturnya saat dihubungi detikcom pada Sabtu (18/9).

Sebelumnya Marissya Icha adalah rekan bisnis Medina Zein dan meminjamkannya uang sebesar Rp 240 juta untuk memberangkatkan jemaah.

Setelah beberapa tahun, dana itu diminta kembali oleh pelapor. Sayangnya penagihan utang tersebut tidak berjalan lancar. Medina Zein disebut sempat memberikan cek bodong.

"Pernah diberikan cek dan ternyata cek itu tidak bisa dicairkan," ungkap Ramzy.

Hal ini pun membuat keduanya berseteru hingga berujung pada laporan di kepolisian dengan laporan pengancaman hingga pencemaran nama baik setelah Marissya Icha dituding sebagai germo dan ani-ani.



Simak Video "Medina Zein Ngaku Tenang Jalani BAP Dugaan Pencemaran Nama Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/wes)