Aduan Aneh ke KPI

Aduan Aneh ke KPI Lainnya: Protes Jalan Cerita Sinetron hingga Ganti Pemain

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 07 Agu 2021 19:05 WIB
ketua KPI, Agung Suprio
Agung Suprio Ketua KPI jelaskan soal aduan aneh ke KPI. Foto: dokumen pribadi
Jakarta -

Ternyata Komisi Penyiaran Indonesia tidak banyak mendapatkan aduan aneh selain tayangan Voli Pantai Wanita. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Komisi Penyiaran Indonesia, Agung Suprio.

Kepada detikcom, Agung Suprio menyampaikan bahwa pihaknya banyak sekali mendapatkan aduan-aduan yang aneh. Tentu saja aduan itu tidak menjadi bahan pertimbangan dari KPI.

Salah satu yang diadukan adalah mengenai jalan cerita sinetron yang tidak sesuai dengan ekspektasi pemirsa. Bukan hanya itu aduan untuk mengganti pemain juga kerap didapatkan KPI.

"Ya banyak (aduan aneh) selain Voli Pantai Wanita yang kemarin itu ada lagi soal sinetron. Mereka mengadukan soal alur cerita sinetron yang ternyata tidak sesuai dengan kemauan mereka. Atau ada juga pemainnya yang minta diganti atau protes kenapa pemain ini karakternya dimatikan," tutur Agung Suprio kepada detikcom, Sabtu (7/8/2021).

Menurutnya aduan tersebut tentu bukan menjadi ranah Komisi Penyiaran Indonesia. Hal tersebut bersangkutan dengan stasiun televisi yang menayangkan sinetron itu.

"Ya tentu itu semua bukan ranah kami. Itu semua kan berdasarkan keputusan stasiun televisi yang bersangkutan bukan ke KPI. Kecuali memang ada unsur yang patut dikaji, kalau soal jalan cerita dan pemeran itu bukan kapasitas kami," tegas Agung Suprio lagi.

Tapi menurut Agung Suprio hal tersebut sama sekali tidak menjadi masalah. Baginya setiap orang bebas mengeluarkan pendapat dan kritikannya.

"Ya kan setiap orang berhak mengadu di pojok pengaduan KPI nanti setelah itu kita saring sesuai nggak nih dengan indikator yang kita terapkan, kalau tidak sesuai ya gugur dengan sendirinya," lanjut Agung Suprio.

Belum lama ini, KPI juga menjawab soal pengaduan salah satu masyarakat mengenai tayangan Voli Pantai Wanita Olimpiade 2020. Dalam aduannya, ia merasa kesal karena tayangan Mamah Dedeh diganti dengan pertandingan Voli Pantai Wanita.

KPI pun menegaskan jika penayangan itu sama sekali tidak menyalahi aturan.

"Itu sama sekali tidak melanggar, setelah kami melakukan cek ke Indosiar memang tayangan Mamah Dedeh sudah lama sekali tidak ada di sana," ungkap Agung.

Menurut Agung Suprio, apa yang diadukan oleh penonton sudah tidak sesuai dengan fakta.

"Kan yang dia adukan itu tayangan volinya diganti sama Mamah Dedeh kan, nah kami langsung kroscek ke Indosiarnya saat itu juga dan memang sudah tidak ada, berarti kan tidak sesuai dengan fakta," ungkapnya lagi.

Yang kedua adalah tentang gaya busana yang dipakai. Menurut Agung Suprio, selama itu diperbolehkan oleh panitia Olimpiade maka ya tidak masalah," jelasnya lagi.

"Yang dikhawatirkan adalah masalah busana kan poin keduanya, nah itu sama sekali tidak melanggar selama itu adalah aturan resmi dari Olimpiadenya," tegasnya lagi.



Simak Video "Polisi Akan Panggil Saksi Ahli Terkait Dugaan Pelecehan Seks di KPI"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/dal)