Anwar Fuady Menangis Kenang Sosok Istri: Dia Selalu Doain Saya

Pingkan Anggraini - detikHot
Minggu, 18 Jul 2021 18:52 WIB
Jakarta -

Anwar Fuady meneteskan air matanya saat ditanya perihal mendiang sang istri, Farida Fuady yang meninggal dunia pagi tadi. Sang istri meninggal dunia pada Minggu, 18 Juli 2021 pukul 04.40 WIB.

Anwar menceritakan, istrinya itu sosok yang selalu memberikan semangat untuknya. Perlakuan sebagai istri yang baik selalu diberikan Farida padannya.

"Dia itu selalu memberi saya semangat. Bangun tidur pagi siapin saya minuman, siapin apa segala macam. Saya mau jalan dia cium tangan saya, doain saya," ujar Anwar Fuady saat ditemui dikawasan Tangerang, Minggu (18/7/2021).

Disebut juga, Farida selalu menunggu Anwar pulang setelah bekerja di lokasi syuting. Setiap malam Farida Fuady tak pernah makan sebelum Anwar pulang ke rumah.

Hal itu kemudian selalu diingat Anwar Fuady. Maka dari itu Anwar jarang sekali makan di lokasi syuting karena ingin makan bersama istrinya di rumah.

"Kalau saya malam belum pulang dia belum makan. Tunggu saya pulang baru makan," ungkap Anwar.

"Makanya di lokasi saya jarang makan, makan di rumah aja," lanjutnya.

Pada malam hari ketika Anwar belum pulang bekerja, Farida Fuady mengaku belum dapat tertidur pulas. Anwar masih selalu ditunggu kehadirannya setiap malam.

Farida disebut selalu merasa cemas apabila suaminya itu belum pulang ke rumah usai bekerja.

"Kalau saya belum pulang dia nggak bisa tidur. Tidurnya kebangun terus, nanyain bapak udah pulang belum, udah pulang belum? Jadi khusus dia itu penjaga saya, pemerhatikan saya. Worry gitu, cemas tentang saya," lanjutnya.

Mengingat masa lalu mereka, Anwar Fuady mengaku sudah menikahi Farida sejak 50 tahun yang lalu. Saat itu Farida masih berumur 18 tahun.

Anwar mengaku saat itu kondisi perekonomiannya sangat buruk, sementara Farida anak dari orang berada.

Namun Farida Fuady mau menerima pernikahan itu dan selalu setia menemani Anwar hingga akhirnya sukses menjadi aktor senior.

"Nah saya nggak pernah dapat perempuan yang kayak istri saya. Saya kawin beliau 50 tahun yang lalu, kondisi perekonomian saya juga ala kadarnya gitu. Beliau kebetulan dari keluarga yang berada tapi dia mau menikah dengan saya. Dia mau menyerahkan masa mudanya, hidupnya, pada saya," tutur Anwar.

(pig/aay)