Ayah Ustaz Solmed Meninggal, Sebelumnya Disebut Jarang Sakit

Pingkan Anggraini - detikHot
Sabtu, 17 Jul 2021 20:34 WIB
Ulama
Ayah Ustaz Solmed Meninggal, Sebelumnya Disebut Jarang Sakit. (Foto: Desi/detikHOT)
Jakarta -

Pada 16 Juli 2021, Ustaz Solmed membawa kabar duka dari sang ayah yang meninggal dunia. Sang ayah, H Naddjamudin Nasution, meninggal dunia lantaran mendapat banyak virus pada paru-parunya.

Dijelaskan Ustaz Solmed, sang ayah sebelumnya jarang sakit. Seumur hidup sang ayah disebut hanya dua kali pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Hal itu diungkapkan Ustaz Solmed usai memakamkan ayahnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Al Azhar Memorial Garden, Sabtu (17/7/2021).

"Pada prinsipnya ayah ini orang yang sangat jarang sakit. Seingat saya, ayah ke rumah sakit itu hanya dua kali sama terakhir beliau hingga penghujung hayatnya," ujar Ustaz Solmed tegar.

"Pertama, waktu itu beliau kena musibah, kemudian menjelang wafat," lanjutnya.

Disebut Ustaz Solmed, sebelum sang ayah meninggal, ia merasa kondisi ayahnya itu baik-baik saja. Ayahnya selalu berada pada kondisi yang prima.

Apabila merasa sakit, sang ayah hanya mengalami batuk hingga meriang pada badan saja.

"Jadi secara normal ya saya melihat ayah baik-baik saja. Tidak terlihat sakit, kecuali sakit-sakit yang umumnya. Kek orang meriang panas, batuk. Terus kalau ditanya, gimana enak? enak. Bawa ke dokter, suntik vitamin dan lain-lain," ungkapnya.

Dijelaskan Ustaz Solmed, sebelumnya sang ayah memang sempat mengalami sesak napas. Hal itu terjadi belum lama ini.

Saat itu pihak keluarga langsung mencarikan oksigen untuk ayahnya. Namun sayangnya mereka tak mendapatkan oksigen sehingga harus membawa sang ayah ke rumah sakit.

Saat diperiksa, dokter menjelaskan paru-paru milik ayah Ustaz Solmed sudah banyak virus. Hal itu diungkapkan dokter usai melakukan rontgen pada paru-paru ayah Ustaz Solmed.

"Emak sudah bangun, nyiapin makanan, tiba-tiba mendadak ayah kayak kena serangan sesak. Akhirnya dengan segala macam ikhtiar, saya cari oksigen dulu, waktu itu kita cari oksigen, nggak dapat karena oksigen habis. Balik kita ke rumah, nggak ada jalan lain, bawa berangkat ayah ke rumah sakit," lanjut Ustaz Solmed.

"Sampai di rumah sakit proses, termasuk rongten, ternyata di paru-parunya sudah banyak virus," lanjutnya lagi.

Saat dirawat di rumah sakit, ayah Ustaz Solmed menggunakan ventilator untuk membantu bernapas. Hal itu lantaran sudah tak dapat oksigen lagi. Hingga pada 16 Juli 2021 sang ayah mengembuskan napas terakhirnya.

"Sampai akhirnya sudah nggak bisa, nolak pakai oksigen, pakailah ventilator. Beberapa hari di sana, dan akhirnya Jumat, 16 Juli, informasi dokter ayah wafat," tutur Ustaz Solmed.

(pig/mau)