Di Depan Para Komika, Juicy Luicy Cerita Makna Komedi bagi Kehidupan

Jihaan Khoirunnisaa - detikHot
Rabu, 07 Jul 2021 16:03 WIB
Comedy On Bus
Foto: detikcom
Jakarta -

Acara Comedy On Bus kembali lagi untuk memberi hiburan dan tawa bagi masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya berlangsung di Jakarta, baru-baru ini Comedy on Bus melipir ke daerah Bandung.

Episode kedua dari program persembahan Majelis Lucu Indonesia (MLI) bekerja sama dengan detikcom dan disponsori oleh Dana ini menampilkan jokes-jokes andalan dari para komika yang mengocok perut dengan dipandu Ananta Rispo dan Firza Valaza sebagai pembawa acara. Adapun tiga komika tersebut, yakni Arif Brata, Adriano Qalbi, dan McDanny.

Acara dibuka dengan penampilan Juicy Luicy yang membawakan dua lagu, yakni H-5 dan Mawar Jingga. Sebelum tampil bernyanyi dalam bus, para personel lebih dulu bercerita mengenai makna komedi bagi hidup mereka.

"Tanpa komedi nggak hidup kali ya, nggak bisa ketawa, komedi itu cara yang cerdas untuk mengkritik orang. Komedi itu cara yang cerdas untuk menyampaikan sesuatu," kata vokalis Julian Kaisar.

Adapun komika pertama yang tampil malam hari itu ialah McDanny. Dia menceritakan pengalamannya tampil melawak di depan orang mabuk. Ia juga berkelakar mengenai kebiasaan orang Bandung dan orang Jakarta yang berbeda.

"Saya tuh rindu sama keramahan orang Bandung, preman kalau mau malak aja masih pakai punten," candanya.

Acara diteruskan dengan penampilan stand up comedy dari Adriano Qalbi. Dia bercerita bagaimana rasanya berada di usia kepala 3. Merasa tua, tapi di waktu yang sama masih dianggap muda bagi segelintir orang.

Selain itu, Adriano Qalbi juga menumpahkan kegelisahannya pada masyarakat yang tetap maksa buat mudik di masa pandemi. Dia juga menyinggung isu hubungan tidak sehat alias toxic relationship dengan keluarga. Saat tampil, Adriano Qalbi juga menyoroti sejumlah isu sosial, mulai dari opini Jerinx soal teori konspirasi hingga Sunda Empire.

Selanjutnya, giliran Arif Brata yang tampil terakhir. Dalam kesempatan itu, ia bercerita bagaimana ladang mata pencariannya berkurang selama pandemi. Bahkan hingga harus rela berjualan pelindung ponsel demi mendapatkan uang agar bisa tetap menyambung hidup.

Ia pun mengolah pengamatannya terhadap para calon pembeli dagangannya sebagai materi yang begitu lucu. Ia bercerita ada salah seorang calon pembeli yang protes karena mematok ongkos kirim yang dianggapnya terlalu mahal. Selain itu, ia juga mengangkat isu perundungan anak dan candaan tentang belanja online dalam materinya.

Untuk diketahui, Comedy On Bus merupakan event pertama MLI yang panggung pertunjukannya di dalam bus. Selain memberikan pengalaman baru bagi para penampil serta penonton, acara ini juga merupakan inovasi dunia hiburan yang beradaptasi dengan kondisi pandemi.

Inovasi inilah yang menjadi wujud nyata dari kampanye "Semangat Bangkit dari Corona" lewat #detikiniBISA yang mengajak masyarakat untuk Berkolaborasi, Inovasi, Sehat, dan Aksi.

Comedy On Bus menghadirkan pertunjukan stand up comedy dari para komika ternama, yaitu Coki Pardede, Adriano Qalbi, Dono Pradana, Dani Aditya, Ridwan Remin, Fico Fachriza, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Rio Dumatubun, Priska Baru Segu, Mukti Entut, Yusril Fahriza, Mcdanny, dan Karim Sujatmiko.

Selain komika ada pula penampilan dari sejumlah musisi, yaitu Ari Lasso, Jamrud, Endank Soekamti, dan Juicy Luicy. Ingin tahu keseruannya? Saksikan aksi lucu para komika di Comedy On Bus di sini.



Simak Video "Pandji Pragiwaksono Ngerasa Aneh Ngelawak Tanpa Penonton"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)