Cara Menarik Teuku Wisnu Atasi Kesedihan Masyarakat yang Tak Bisa Mudik

Mauludi Rismoyo - detikHot
Senin, 19 Apr 2021 17:53 WIB
Teuku Wisnu saat ditemui di kawasan Barito.
Cara Menarik Teuku Wisnu Atasi Kesedihan Masyarakat yang Tak Bisa Mudik. (Foto: Noel/detikFoto)
Jakarta -

Pandemi virus Corona kembali menyebabkan mudik dilarang oleh pemerintah untuk kali kedua. Banyak masyarakat yang sedih, tak terkecuali Teuku Wisnu.

Teuku Wisnu yang punya usaha Malang Strudel harus kembali menelan kenyataan pahit karena tak bisa meraup keuntungan gegara larangan mudik. Meski begitu, sang artis tetap mengambil sisi positif dari peraturan tersebut.

Lalu Teuku Wisnu membuat inovasi. Suami Shireen Sungkar itu mengadakan lomba menarik yakni Malang Strudel Video Competition dengan tema 'Rindu Malang, Karena Tak Bisa Pulang!'.

"Larangan mudik untuk menekan penyebaran COVID-19. Banyak masyarakat yang akhirnya tidak mudik. Kita ingin mengajak para content creator dalam hal ini masyarakat luas untuk ikut berlomba-lomba membuat video tentang Kota Malang. Video bisa menunjukkan keindahan Kota malang, menunjukkan spot-spot yang membuat rindu akan indahnya kota ini. Dan tentunya anjuran untuk tidak mudik dulu karena situasi pandemic ini," kata Teuku Wisnu saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/4/2021).

Teuku Wisnu punya tujuan mulia menggelar lomba tersebut. Aktor asal Aceh itu berharap bisa mengatasi kerinduan banyak orang terkait Kota Malang.

Teuku Wisnu juga berharap pandemi virus Corona segera lenyap. Ia sekaligus mengingatkan dengan tegas kepada masyarakat agar tak mudik ke kampung halamannya.

"Jadi video yang dilombakan kita harapkan bisa melepaskan rasa kangen warga Malang di mana pun berada dengan melihat video dengan spot-spot terindah Malang. Tidak mudik, tentunya demi kebaikan bersama. Kita berdoa, semoga COVID-19 ini lekas berlalu dan mari kita ikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik dulu," ujar Wisnu.

Bagi yang mau ikutan lombanya, Teuku Wisnu meminta masyarakat bisa langsung cek ke situs usaha kuenya. Katanya, pendaftaran gratis dan tanpa dipungut biaya apa pun.

"Gratis ya pendaftarannya. Tidak ada pungutan biaya apa pun dan sekecil apa pun," tutur Wisnu.

(mau/doc)