Bermalam di Rumah Mayang, Bambang Siapkan Kamar Bayi?
Kamis, 02 Mar 2006 11:07 WIB
Jakarta - Ada yang tidak biasa di kediaman Mayangsari. Bambang Tri menginap sampai pagi, juga sebuah truk berisi partisi. Kabarnya sih persiapan kamar bayi.Seperti telah diberitakan sebelumnya, Bambang Tri menyambangi kediaman Mayangsari di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2006) sekitar pukul 18.25 WIB. Sejak saat itu hingga Kamis (2/3/2006), pria berkumis tersebut belum juga meninggalkan kediaman Mayang.Hal ini sedikit di luar kebiasaan seperti yang pernah dituturkan seorang sumber. Biasanya Bambang tak pernah menginap dan hanya berkunjung sekitar 5-6 jam.Tak banyak yang bisa dikorek dari staff rumah tangga Mayang. Mereka bungkam. Rumahnya pun tertutup rapat. Apa yang terjadi di dalam rumah Mayangsari di Simprug Golf 13, Jakarta Selatan masih menjadi misteri.Kamis (2/3/3006) pagi tak banyak aktivitas di sana. Mobil Hyundai Santa Fe B 1526 Y warna hitam milik Bambang masih terparkir di garasi. Seorang pembantu terlihat mengelap mobil tersebut yang basah akibat hujan semalam.Sekitar pukul 09.00 WIB mobil Mercy Vito B 811 DD milik Mayang dikeluarkan dari garasi. Para wartawan yang juga menginap di muka rumah Mayang pun bersiaga. Apakah Bambang akan keluar?Ternyata bukan. Sebuah mobil pick-up tak lama datang dan langsung masuk ke garasi rumah berpagar putih tersebut. Dari bak pick-up tersebut terlihat beberapa kayu dan partisi. Umumnya barang-barang itu dijumpai ketika seseorang sedang merenovasi rumah atau kamar.Ketika ditanya wartawan, sang pengantar barang bungkam. Ia hanya membalas rasa ingin tahu wartawan dengan senyuman. Sekitar 30 menit kemudian mobil tersebut pun meninggalkan rumah Mayang. Pemberitaan tentang kehamilan Mayangsari dan hubungannya dengan Bambang Tri saat ini masih menjadi sorotan media. Sejak semalam, di tengah hujan yang mengguyur, lebih dari 20 wartawan dan infotainment turut menginap di sekitar rumah Mayangsari.Sekitar pukul lima subuh beberapa wartawan dan infotainment mulai beranjak meninggalkan kediaman Mayang. Hingga Kamis (2/3/3006) pagi jumlah wartawan yang bermarkas di sekitar rumah Mayang sudah berkurang separuhnya. Hujan yang sempat mereda kini kembali mengguyur. (fta/)











































