Suara Hati Nora Alexandra: Apakah Gagal Jadi Istri?

Desi Puspasari - detikHot
Jumat, 27 Nov 2020 15:27 WIB
Nora Alexandra terima ancaman pembunuhan
Nora Alexandra merasa tersudut selalu disalahkan karena Jerinx masuk penjara Foto: dok. Instagram @ncdpapl
Jakarta -

Nora Alexandra masih harus terus bersabar menunggu Jerinx bebas. Namun, beban berat masih saja menghantui Nora.

Setelah Jerinx masuk penjara, Nora Alexandra membuka ada saja yang berusaha merusak rumah tangganya. Nora kembali mencurahkan isi hatinya merasa masih ada saja cobaan yang harus ia lewati.

"Duh gusti cobaan lagi yg harus Nora dengar, terima dan hadapi," tulis Nora Alexandra.

Nora Alexandra menuliskan perasaannya yang seolah merasa terhakimi dengan orang-orang yang hanya bisa bicara dan menonton masalah yang dihadapinya.

"Kalian hanya menjadi penonton, yang dimana kalian tidak pernah tahu rasa sakit dan perih yg aku alami, berat aku pikul," ungkapnya.

"Otakku terbagi antara; Kerja, Mikir suami, Mikir ibu, adik DLL. Intinya kalian mungkin tidak akan bisa seperti Nora, depan kamera harus senyum, happy tanpa disadari itu berat banget. Belum lagi buat orang yang tak tahu sangat gampang "MENYALAH2KAN NORA," tulis Nora Alexandra meluapkan kekesalannya.

Selama persidangan, Nora Alexandra selalu mendampingi Jerinx. Saat Jerinx dijebloskan ke penjara banyak yang menganggap dirinya tak pernah memberitahu sang suami untuk lebih halus dalam bertutur kata.

"Apakah Nora gagal menjadi Istri? Kenapa ada yg sudutkan Nora jika JRX dipenjara sebab Nora tidak bisa kasih tahu? Apa kalian tahu Nora sudah kasih tahu tidak di dengar? Apa yg kalian dapat dari menyudutkan Nora? Belum puas lihat Nora sakit?" ungkap Nora Alexandra lagi.

Jerinx divonis 1 tahun 2 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar. Atas vonis itu, jaksa penuntut umum mengajukan banding. Jerinx yang awalnya tak ingin banding akhirnya turut mengajukan.

Ini bukan kali pertama Nora Alexandra membela untuk dirinya sendiri yang disudutkan.



Simak Video "Nora Alexandra Maafkan Pelaku Ancaman Pembunuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/dar)