RUU Pornografi & Pornoaksi
Inneke Pro, Peggy Ragu-ragu
Kamis, 26 Jan 2006 23:14 WIB
Jakarta - DPR mengudang dua artis Inneke Koesherawati dan Peggy Melati Sukma untuk dimintai pendapatnya tentang RUU pornografi dan pornoaksi. Inneke berujar ia sangat mendukung, sedangkan Peggy masih ragu-ragu. Kok beda?Peggy masih ragu-ragu untuk mendukung Rancangan Undang-undang (RUU) pornografi dan pornoaksi sebab dalam pandangannya masih banyak batasam-batasan pornografi yang belum dijelaskan di RUU tersebut. Kekasih Teuku Zaky itu memberi contoh soal poster bioskop. Dalam RUU ditulis segala bentuk tulisan dan gambar yang mengacu ke pornografi dilarang. Sedangkan dalam poster bioskop biasanya cukup banyak gambar-gambar yang memuat orang berciuman atau bermesraan."Apa itu dilarang. Di sini tak ada batasan yang tegas," katanya yang datang memenuhi undangan fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/1/2006).Menurut artis lulusan Fisip UI itu jika RUU tersebut belum kongkrit sebaiknya DPR jangan terlalu buru-buru mensahkannya. Peggy khawatir kalau buru-buru diberlakukan nantinya akan melukai sebagian masyarakat yang merasa hak-haknya terpasung.Berbeda dengan Peggy yang masih ragu-ragu, mantan bintang erotis yang kini berkerudung, Inneke Koesherawati mantap memohon RUU segera disahkan. Malah ia berharap RUU itu keluar berbarengan dengan Tahun Baru Hijriah, 31 Januari mendatang."Kalau harus ditunda saya tidak setuju soalnya nanti akan timbul playboy dan perkosaan di mana-mana. Harus secepatnya," ujar Inneke yang tengah sibuk syuting 'Istri Untuk Suamiku'. (eny/)











































