Musisi Top Ngaku Kecanduan Playboy
Kamis, 26 Jan 2006 13:54 WIB
Jakarta - Maret mendatang, majalah Playboy edisi Indonesia dijadwalkan meluncur. Pro kontra masih belum selesai. Dan mungkin, tak akan pernah selesai. Ada yang bilang, majalah dengan logo kelinci bertuxedo itu dapat merusak moral generasi muda Indonesia. Pihak yang berseberangan sebaliknya menyatakan, Playboy tidak menyasar kawula muda yang masih berada di batas bawah usia dewasa. Dengan sistem penjualan menggunakan KTP, anak kecil atau remaja belasan tahun dijamin tak bisa membeli majalah yang di Indonesia dibidani oleh Velvet Media itu.Bocah cilik memang tak diperbolehkan membeli. Tapi bukan berarti mereka tak bisa melihat tubuh-tubuh seksi yang menghiasi tiap halaman majalah Playboy. Seorang musisi papan atas berbagi kisah masa kecilnya yang terkait dengan majalah hasil pemikiran Hugh Hefner itu. "Saya pertama kali melihat Playboy saat masih berusia lima tahun. Itu majalah milik ayah. Sejak detik itu, saya langsung kecanduan," ujar Kanye West sambil tertawa. Kanye adalah rapper yang tahun 2005 lalu meraih nominasi Grammy Award paling banyak. Kecelakaan membawa nikmat. Begitu kira-kira menurut Kanye. Saat itu, ia tak sengaja menemukan Playboy milik ayahnya. Dan begitu lembar per lembar halaman dibuka, ia langsung jatuh cinta. Bahkan, kecanduan.Pengakuan blak-blakan Kanye West itu diutarakan kepada majalah Rolling Stone. Bulan Februari besok, rapper yang pernah memproduseri Alicia Keys ini akan muncul di cover Rolling Stone. Ia berpose bak Yesus. (ine/)











































