Marilyn Manson Jawab Tudingan Kekerasan ke Evan Rachel Wood

Tim detikcom - detikHot
Jumat, 13 Nov 2020 09:07 WIB
CHICAGO, IL - FEBRUARY 05: Marilyn Manson performs at Riviera Theatre on February 5, 2015 in Chicago, Illinois. (Photo by Daniel Boczarski/Getty Images)
Foto: Daniel Boczarski/Getty Images
Jakarta -

Marilyn Manson dan Evan Rachel Wood pernah menjalin asmara pada 2007. Kala itu keduanya bahkan sempat bertunangan walaupun pada akhirnya putus.

Pada testimoni yang diberikan oleh Evan Rachel Wood pada 2019 untuk Senator California, ia mengaku menjalin hubungan asmara yang penuh kekerasan dengan pria yang jauh lebih tua saat ia berusia 18 tahun. Linimasa yang disebutkan oleh Evan selaras dengan waktu jalinan asmaranya dengan Marilyn Manson.

Majalah Metal Hammer pun menanyakan hal tersebut kepada Marilyn Manson dalam wawancaranya. Namun sang musisi menolak menjawab dan langsung memutus sambungan teleponnya.

Tak lama setelahnya, pihak publisis Marilyn Manson pun memberikan alasan sang musisi tiba-tiba memutus hubungan telepon dengan majalah. Menurutnya, pertanyaan soal kekerasan yang dialami oleh Evan Rachel Woods tak seharusnya ditanyakan kepada Marilyn.

"Apa yang dikatakan oleh Evan Rachel Wood adalah sebuah kesaksian pribadi. Dan kami pikir rasanya tak pantas untuk mengomentari hal itu," ujar pihak Marilyn Manson.

"Anda kemudian melanjutkan bicara tentang tudingan berupa 'hal-hal buruk' yang diberikan kepada Manson oleh 'kritikus' yang tak disebutkan namanya tetapi tidak memberikan panduan siapa orang ini dan apa yang terjadi sebenarnya. Jadi tidak mungkin bagi Manson untuk berkomentar," lanjutnya.

Di balik segala tudingan tentang Marilyn Manson, publisis menegaskan hingga kini artisnya tetap berhubungan baik dengan mantan kekasihnya seperti Rose McGowan dan juga mantan istrinya, Dita Von Teese. Pihaknya juga menunjukkan komentar positif yang dibuat oleh Evan Rachel Wood soal hubungan mereka di masa lalu.

Sehingga pihak Marilyn Manson pun menyayangkan tudingan yang dibuat dalam wawancara tersebut. Namun ia tak bisa menyalahkan publik yang terlanjur percaya, apalagi saat ini penyebaran info lewat internet sudah semakin cepat.

"Sayangnya kita hidup di waktu ketika orang-orang dengan mudah mempercayai apa yang mereka baca di internet, dan merasa bebas membicarakan apa pun tanpa bukti yang jelas," tambah pihak Marilyn Manson.

"Dampaknya bisa menjadi bencana dan mempromosikan informasi tanpa fakta yang sepenuhnya sangat tidak bertanggung jawab," pungkasnya.



Simak Video "Wih! Marilyn Manson Tengah Kerjakan Album Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/doc)