Sensasi Baru Zarima, 'Anak Saya Diculik'
Rabu, 18 Jan 2006 20:50 WIB
Jakarta - Masih ingat Zarima? Beberapa tahu lalu namanya sempat membuat heboh dunia hiburan karena kedapatan membawa ratusan butir ekstasi dan buron ke Amerika. Kini Zarima muncul lagi dengan sensasi baru. Ia mengaku anaknya Nikita diculik!"Sudah 18 hari anak saya Nikita lepas dari tangan saya. Ia dirampas, disandera oleh Ferry Juan," tutur Zarima sendu ditemui di Gedung Film, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2006).Dari keterangan Zarima, Ferry Juan merupakan mantan kekasihnya. Ia putus dari pria tersebut Maret 2004 lalu. Sejak menjadi kekasihnya, Ferry memang dekat dengan Nikita. Bahkan Ferry membahasakan dirinya sebagai papa pada putri Zarima."Karena nggak ada figur papa, jadi kita membiarkan Nikita memanggil dia daddy," tutur adik Zarima, Irma yang datang menemani kakaknya.Zarima menuturkan awalnya pada 31 Desember 2005, Ferry mengaku hanya ingin membawa Nikita sebentar. Namun setelah ditunggu beberapa lama, anak perempuan berusia 5,5 tahun itu tak kunjung dikembalikan.Zarima kemudian mencoba menghubungi ponsel Ferry, tapi tak mendapat jawaban. Selama berhari-hari sejak anaknya diculik, artis yang pernah ikut mendukung sinetron 'Kanan-Kiri Oke' itu melakukan pencarian ke berbagai tempat. Dari mulai rumah Ferry di kawasan Cibubur, rumah keluarganya hingga kantornya di Pluit."Semuanya terkesan menutup-nutupi, tak ada yang mau memberitahu," kata Zarima yang juga menyebarkan pamflet ke berbagai hotel dan apartemen, dengan judul besar 'Penculikan'.Tindakan Zarima untuk menemukan anaknya kembali, tak sebatas hanya melakukan pencarian, ia melaporkan kasusnya itu ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2006 lalu. Ferry Juan dilaporkan Zarima untuk pasal 330, 311 dan 355 KUHP. Ketiga pasal tersebut membahas soal kejahatan terhadap kemerdekaan orang, fitnah dan perbuatan tidak menyenangkan.Namun hingga saat ini laporannya itu kata Zarima tak ada tindak lanjut. Menurut Ruhut Sitompul hal tersebut dikarenakan Zarima salah melapor. Tindakan penculikan yang dilakukan Ferry terjadi di wilayah Bogor. "Makanya besok (Kamis, 19/1/2005) jam dua sore, Zarima akan ke Polwil Bogor untuk membuat laporan lagi," ucap Ruhut. (eny/)











































