Lika-liku Indra Bekti dan Astrid Tiar Dampingi Anak Sekolah Daring

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Sabtu, 10 Okt 2020 20:20 WIB
Astrid Tiar
Foto: Astrid Tiar
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membuat sejumlah sekolah mengubah bentuk kegiatan belajar mengajar menjadi daring (online). Kebijakan itu dinilai menjadi alternatif yang dapat dilakukan sementara selama masa pandemi guna mencegah penyebaran virus COVID-19 di kalangan murid.

Rupanya sejumlah selebritas juga merasakan susahnya mendampingi anak mereka dalam mengikuti sekolah daring, salah satunya adalah Astrid Tiar dan Indra Bekti.

Mereka berbagi kesulitan yang mereka alami ketika mendampingi anaknya belajar dari rumah di acara Deddy's Corner yang tayang di Trans TV, Sabtu (10/10/2020).

Indra Bekti menuturkan dirinya terkadang merasa kebingungan dan tidak mengerti bagaimana caranya harus mengajari buah hatinya.

"Makanya kenapa guru itu sekolah guru makanya mereka tahu gimana caranya mendidik anak kita. Kita kan nggak sekolah guru," tutur Indra Bekti.

Meski berat, namun menurut Astrid Tiar, sekolah daring adalah jalan yang harus ditempuh para murid dan orang tua di tahun ini. Sebab dirinya merasa khawatir dengan adanya penyebaran virus Corona apabila anaknya harus tetap bersekolah di ruang kelas dan berbaur dengan teman-temannya di sekolah.

"Sejujurnya dari lubuk hati yang paling dalam nggak setuju, tapi mau gimana lagi, kondisinya seperti ini (pandemi)," kata Astrid Tiar.

"Karena takut juga, karena (anak) masih kecil kan. Kita (orang tua murid) nggak mau ngambil resiko terlalu besar," sambung dia.

Indra Bekti dan Aldilla Jelita saat ditemui di Trans TV.Indra Bekti dan Aldilla Jelita saat ditemui di Trans TV. Foto: Palevi S/detikFoto

Baik Indra Bekti maupun Astrid Tiar pun mengaku tidak mengetahui solusi terbaik selain melakukan kegiatan belajar jarak jauh dari rumah masing-masing.

Indra Bekti sempat menyebutkan, "Cara lainnya selain sekolah online? Datengin tuh guru ke rumah kita". Akan tetapi argumen itu langsung dibantah oleh Astrid Tiar.

Menurutnya, tujuan untuk melakukan sekolah daring adalah agar anaknya tidak menjalin kontak dengan banyak orang. Akan tetapi ketika guru datang ke rumah, hal itu menambah kontak langsung dengan orang lain.

"Kan kita nggak tahu gurunya datang ke rumah murid lain, murid lainnya gimana. Repot kan? Makanya nggak ada jalan lain (selain sekolah daring)," ungkap Astrid.

(aay/aay)