Jual Celana Dalam Bekas Rp 50 Juta, Dinar Candy Nggak Takut Disantet?

Hanif Hawari - detikHot
Minggu, 20 Sep 2020 08:25 WIB
Dinar Candy saat ditemui di kawasan Trans TV.
Dinar Candy jualan celana dalam bekas. Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Dinar Candy baru-baru ini membuat sensasi menghebohkan dengan menjual pakaian dalamnya seharga Rp 50 juta. Ya, celana dalam yang tidak dicuci selama tiga hari itu laku oleh seorang YouTuber bernama Bobby Tria Sanjaya alias Bobby Stuntrider.

Langkah Dinar Candy itu jelas mengundang kontroversi. Banyak orang yang menganggap tingkah laku pedangdut seksi itu tidak pantas.

Bahkan, tak sedikit pula yang khawatir Dinar Candy akan diguna-guna akibat memberikan barang pribadinya ke orang lain. Maklum, pakaian dalam seseorang kerap disebut-sebut sebagai alat untuk mempraktekkan ilmu hitam.

Namun, Dinar Candy mengaku tidak merasa cemas. Pelantun lagu Talk About U itu menyebut dirinya tidak percaya dengan hal mistis semacam itu.

"Banyak yang bilang ke aku katanya diguna-guna, ah aku nggak percaya gituan," ujar Dinar Candy saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2020) malam.

Dinar Candy optimis, pihak yang berhasil mendapatkan celana dalam miliknya seharga Rp 50 juta tidak akan berbuat macam-macam. Kata Dinar Candy, Bobby Stuntrider tidak akan tertarik dengan hal-hal berbau mistis.

"Apalagi ini kan di Jakarta jarang lah main gitu-gituan, dan kayaknya yang belinya juga orang kota kan nggak main," sambungnya lagi.

Ketenangan Dinar Candy tersebut semakin memuncak karena pembeli celana dalam miliknya ternyata seseorang yang pernah ia kenal. Usut punya usut, YouTuber pembeli barang pribadi Dinar Candy adalah kekasih salah satu teman sang DJ.

"Secara langsung nggak (kenal), pacarnya (teman), pas aku kepoin maksudnya, lo ini kan pacarnya temen aku. Bukan teman sih. Kayak waktu itu ada endorsement bayar putus gitu nggak ada komunikasi selanjutnya," tutup Dinar Candy.



Simak Video "Sepi Job Bikin Dinar Candy Jual Celana Dalam Seharga Rp 50 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/wes)