Dihujat Karena Tato Berbahasa Arab, DJ Joana: Itu Bukan Lafaz Allah!

Mauludi Rismoyo - detikHot
Jumat, 11 Sep 2020 17:27 WIB
DJ Joana
DJ Joana dihujat karena tato berbahasa Arab. (Foto: Instagram DJ Joana)
Jakarta -

Satu lagi public figure yang menjadi sorotan di media sosial. Kali ini menerpa DJ Joana.

DJ Joana mulanya memamerkan tato berbahasa Arab di Instagram. Lalu ia malah mendapat hujatan dari netizen.

"Lain kali pake kalimat lain, kn gk elok, gpp bertato yg pntg jgn membuat kontra aplgi di sebar di sosmed," komen akun @r.lag8nta.

"Bahasa dari setan yg membenarkan kelakuannya. Ingat itu lafalz Allah yg di tatto," sahut @tommiii21.

DJ Joana diminta menghapus tato berbahasa Arab. Ia mau melakukan hal itu, tapi meminta netizen untuk membayarkan proses penghapusan tato tersebut.

"Kalo lo suruh gw hapus tatto ya udah lo bayarin ya.. dan laser nya harus yg bagus biar badan gw ga rusak! Kalo ada yg mau bayarin plis dm gw! Thank you," tulis Joana di Instagram Stories.

Dihujat soal tato berbahasa Arab, DJ Joana lalu menghapus postingannya. Ia legowo dihujat para warganet.

"Iya kalian smua maha sgalanya. Cukup sekian & terima kasih. Udah ya netijen sbelum bobo mari kita bersihkan hati dan pikiran masing2," ujar Joana.

[Gambas:Instagram]

DJ Joana kemudian mengunggah percakapan dengan netizen di Instagram Stories. Di situ, ia menjelaskan alasan membuat tato berbahasa Arab.

"Mbak Joana ini asli orang Arab ya?" tanya @niamterror.

"Yesss saya ada keturunan Arab, makanya saya buat tatto tulisan Arab," jawab Joana.

Heboh soal tato berbahasa Arab, DJ Joana yang dihubungi via pesan singkat oleh detikcom, memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Ia menyebut netizen salah menilai tatonya yang dikira berlafaz Allah SWT.

"Soal tatto ada lafaz Allah, tapi di tatto saya bukan lafaz Allah dan malah merembet ke mana-mana," kata Joana.

DJ Joana meminta netizen untuk tak keluar jalur soal masalah tato berbahasa Arab. Ia emosi sekali saat mereka menyangkutpautkan soal keluarganya atas hal tersebut.

"Kalau sampai ada yang menghina dan ngata-ngatain sampai bawa keluarga segala, gue juga manusia biasa punya amarah yang bisa meledak," tutur Joana.

(mau/nu2)