Tepis Jadi Buzzer, Ardhito Pramono Minta Maaf Endorse RUU Cipta Kerja

Tim detikhot - detikHot
Jumat, 14 Agu 2020 20:03 WIB
Ardhito Pramono saat berkunjung ke kantor detikcom.
ardhito pramono klarifikasi keterlibatan di endorse RUU Cipta Kerja Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Sejumlah selebritis dianggap mendukung RUU Cipta Kerja. Mereka kompak mengunggah postingan dengan tagar #IndonesiaButuhKerja di akun media sosial.

Beberapa di antaranya menyelipkan narasi berisi dukungan atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Salah satunya adalah Ardhito Pramono.

Ardhito Pramono sempat menulis hashtag #IndonesiaButuhKerja di Instagram. Namun kini konten tersebut telah dihapus. Unggahan dia yakni 'Kegiatan saat di rumah doang. Jadi kangen kerja, gue butuh kerja, lo butuh kerja #Indonesiabutuhkerja#.

Kini, Ardhito mengungkapkan permintaan maaf di Twitter. Ia mengaku tak tahu endorse tersebut untuk RUU Cipta Kerja.

"(1)Betul bhw saya menerima brief untuk ikut dlm kampanye tagar #IndonesiaButuhKerja & menerima bayaran. Spt kerjasama saya dg sebuah brand. Namun dlm brief yg saya terima dr publicist saya, tidak ada keterangan ttg Omnibus Law. Apakah saya bertanya sebelumnya? Ya, saya bertanya.

(2)Saya bertanya apakah ada kepentingan politik tertentu? Jawaban publicist saya; Tidak, tujuannya hanya membuat tenang di tengah pandemic karena akan adanya lapangan pekerjaan nantinya. Saya diminta membuat tulisan sesuai dengan harapan saya.

(3)Saya jg bertanya, apakah ada hubungan dengan omnibus law? Jawabannya, tidak ada. Saya bertanya krn saya hanya musisi, gak paham politik dan tidak punya pengetahuan akan isu2 tersebut shgg saya tdk ingin digiring ke ranah yang tidak saya pahami.

(4)Atas ketidaktahuan & seakan spt nirempati pd mereka yg sdg memperjuangkan penolakan terhadap RUU ini, saya mohon maaf. Ke dpn saya akan berusaha lbh berhati2 dan peduli.

Saya musisi. Bukan buzzer. Saya ingin memiliki pengaruh, tp melalui musik yg saya buat. Terima kasih.

(5) atas permintaan maaf ini, hari ini saya sudah meminta publicist saya untuk mengembalikan pembayaran yang saya terima dari memposting tagar #IndonesiaButuhKerja" tulisnya dalam thread Twitter.

Kicauan tersebut tak jauh berbeda dengan yang dikicaukan Gofar Hilman yang juga jadi salah satu artis yang diendorse. Kemarin, ia juga menjelaskan tentang keterlibatannya.

"Siang semuanya, di sini gue akan menjelaskan soal pekerjaan yang sempet gue ambil dan sekarang jadi perbincangan. Awalnya, gue dapet tawaran untuk bikin video soal kreatifitas di rumah dan gimana cara kreatif bertahan di masa psbb," cuit Gofar lewat akun pribadinya, @pergijauh, dikutip Kamis (13/8/2020).

Gofar mengaku tak tahu endorse tersebut terkait dengan RUU Cipta Kerja.

"Dari deck presentasi dan brief yang gue dapet, tidak ada disebutkan mengenai RUU apapun. Dan apa yang gue sampaikan melalui video dan tulisan, tidak ada pernyataan bahwa gue mendukung ataupun mengecilkan salah satu pihak tertentu," tulis Gofar.

Tak cuma mereka berdua, artis seperti Gading Marten, Gisel, hingga Siti Badriah juga disebut mengkampanyekan RUU Cipta Kerja. Awalnya dugaan itu muncul setelah akun Twitter @kamalbukankemal merilis daftar seleb yang dianggap secara blak-blakan mendukung RUU Cipta Kerja.



Simak Video "Kesal Kembali PSBB, Viral Cuitan Ardhito Pramono yang Bikin Geram"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)