Samuel-Stephen Wongso Buat dan Sumbang APD untuk Tenaga Medis Corona

Desi Puspasari - detikHot
Jumat, 03 Apr 2020 19:19 WIB
Samuel Wongso
Foto: desi puspasari
Jakarta -

Banyak orang punya cara untuk memberikan donasi dan saling bantu dalam penanggulangan Corona atau COVID-19. Termasuk desainer Samuel dan Stephen Wongso yang kini memproduksi alat pelindung diri (APD).

APD itu dibuat untuk membantu paramedis yang menangani pasien Corona. Desainer Wong Hang Tailor yang jadi langganan para artis itu, prihatin banyak tenaga medis yang belum mendapatkan APD.

"Kita lahir, hidup, dan cari makan di Indonesia. Kita berusaha berkontribusi. Kita punya kapasitas menjahit mulai dari skill, human resources, dan peralatan memadai," kata Stephen dalam keteranngannya kepada detikcom, Jumat (3/4/2020).

"Kita 20 persen orang di sini fokus ngerjain ke APD dulu. Ini kan lagi puncaknya (Corona), bikinnya nggak asal-asalan harus cepat, rapi, dan sesuai standar," tambah Samuel Wongso.


APD yang dibuat oleh timnya pun tidak sekali pakai. APD tersebut nantinya bisa dicuci dan dipakai lagi. Akan tetapi, APD yang mereka produksi dan akan didonasikan ke tim medis tak boleh kena panas, karena bahannya dari parasut.

"Ini bahannya lokal karena sebenarnya banyak potensi lokal. Bahan yang kita pakai parasut jadi bisa dipakai berulang-ulang. Setelah dipakai, disemprot disinfektan, kemudian direndam dalam air hangat-hangat kuku, dikasih antibakterial, dijemur, dan disemprot disinfektan lagi sebelum digunakan," jelas Stephen.

Keduanya prihatin karena melihat banyak petugas medis yang gugur dalam menangani Corona. Minggu ini, APD tersebut akan siap dikirim.

Mereka juga melihat para pekerja yang banyak dilupakan padahal bisa dengan mudah terpapar Corona, seperti penggali kubur dan sopir ambulance.

"Semua perangkat yang membantu percepatan COVID-19 berpotensi kena. Tapi, orang kadang suka lupa, salah satunya ke tukang penggali kubur, supir ambulance dengan kondisi khusus mgkn mereka sudah umum biasa mengerjakan. Ini kan bukan kasus biasa, tapi luar biasa," jelasnya.


Rumah Sakit Manado dan Puwakarta menjadi beberapa rumah sakit yang akan dituju oleh Samuel dan Stephen Wongso.

"Keluarga istri kan dokter umum di Manado, dia minta tolong kalau bisa segera didistribusikan karena APD di sana sangat dibutuhkan. Satu APD dipakai sampai 3 kali di sana. Rumah sakit besar aja di sana nggak cukup APD-nya," kata Stephen.

"Kita juga akan kirimkan ke Purwakarta. Kita juga menerima permintaan, cuma sama tim nanti akan diverifikasi dulu benar nggak ini? Jangan sampai jatuh ke tangan orang tak bertanggung jawab kemudian dijual lagi. Ini ada yang free, ada yang donasi," tutup Samuel.



Simak Video "Kampanye Prokes, Pemuda di Tasik Bangunkan Warga Sahur Pakai APD"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/mau)