ADVERTISEMENT

Buka-bukaan Jubir Penanganan Corona pada Deddy Corbuzier

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Selasa, 17 Mar 2020 12:24 WIB
Deddy Corbuzier
Foto: Deddy Corbuzier (Hanif/detikHOT)
Jakarta -

Deddy Corbuzier mengundang juru bicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. Di sana, ia membahas soal salah satu pasien dalam pengawasan yang dilepas begitu saja oleh rumah sakit.

Pria yang biasa disapa Yuri itu itu memberikan tanggapannya di YouTube Deddy Corbuzier.

"Ini sebenarnya pasien berobat, datang ke sana kemudian diyakini terinfeksi. Seharusnya dalam pengawasan rumah sakit, dan pihak rumah sakit harusnya bilang kami tidak punya fasilitas untuk merawat tapi kami akan kasih pengantar untuk Anda. Kan begitu seharusnya ya mekanismenya," buka Yuri.

Yuri mengatakan, sebenarnya pasien ini tidak memiliki penanganan khusus. Hanya saja, ruangannya yang harus dibedakan.

Buka-bukaan Jubir Penanganan Corona pada Deddy CorbuzierFoto: YouTube

"Kan sebenarnya tidak ada yang khusus hanya dipisahkan saja dengan pasien lainnya, tapi sekarang kan banyak rumah sakit yang nggak mau publik tahu kalau dia merawat Covid-19 ini. Ya kalau nggak, nanti banyak orang yang nggak datang lagi ke rumah sakit itu," beber Yuri.

Yuri juga menambahkan itulah sebabnya, ia tidak pernah menyebutkan nama rumah sakit selama ini.

"Ya kan saya memang tidak pernah menyebutkan nama rumah sakit selain RS Persahabatan dan Sulianti Saroso. Karena, ya nasib mereka menjadi rujukan," bebernya lagi.

Yuri juga mengatakan bahwa sang pasien begitu kecewa dengan penanganan RS tersebut.

"Kan kalau dia seperti itu, berati dia memang kecewa banget. Tapi dia kan nggak menuntut dirawat, ya dia hanya ingin diantar," jelasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Deddy menyinggung soal pemerintah yang dianggap membohongi masyarakat terkait berita Corona.

"Saya hanya mengatur informasi karena masyarakat kita belum siap. Saya tidak membohongi masyarakat, tapi saya mengatur pemberitaan," jelasnya lagi.



Simak Video "Gelar Pernikahan Tertutup, Deddy Corbuzier: Tujuannya Sah, Bukan Wah"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT