Amara Anti Kekerasan
Selasa, 06 Des 2005 17:45 WIB
Jakarta - Dalam mendidik anak, Amara enggan menggunakan kekerasan. Sebisa mungkin jika si anak nakal, cukup dimarahi tanpa dipukul. "Anak kecil perlu sih ditegasin," ujarnya.Buah hati Amara dan Frans, Mahija Nataniel Sambarana Arienta Wira kini memasuki usia satu tahun lima bulan. Memasuki usia tersebut cukup banyak hal yang sudah bisa dilakukan oleh Mahija, begitu si kecil biasa disapa."Dia sudah bisa lari-lari dan ngomong. Tapi kalau ngomong masih belum jelas artikulasinya," tutur Amara ceria, ditemui detikhot di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat belum lama ini.Selain makin banyak hal yang bisa dilakukannya, Mahija kecil ternyata juga makin nakal. Berbagai hal yang dibuatnya ada saja yang mengundang amarah Amara atau Frans.Meski begitu keduanya lantas tak terpancing ikutan emosi hingga memukul si anak. Kata Amara sebisa mungkin ia menghindari 'main tangan'."Nggak pernah aku pukul. Paling aku marahin aja. Aku bilangin pelan-pelan dulu. Pelan-pelan dia nggak ngerti, baru lebih keras lagi," kata Amara.Soal nada suara yang agak keras dan tegas menurut pendukung FTV, 'Wajah Kita', ini sesekali memang perlu dilakukan. "Kalau cuma disayang-sayang, nanti akhirnya jadi manja dan cengeng," tandasnya. (eny/)











































