detikHot

celeb

Heboh Awkarin Vs Ilustrator Bandung, Ini Penjelasannya

Selasa, 29 Okt 2019 20:09 WIB Pingkan Anggraini - detikHot
Kasus Awkarin dengan ilustrator Bandung. (Pingkan Anggraini/detikHOT) Kasus Awkarin dengan ilustrator Bandung. (Pingkan Anggraini/detikHOT)
Jakarta - Baru-baru ini ramai perseteruan selebgram Karin Novilda atau yang akrab disapa Awkarin dengan seorang ilustrator asal Bandung. Bahkan disebutkan bahwa Awkarin sampai membawa hal itu hingga ke jalur hukum.

Perseteruan itu bermula saat Awkarin mem-posting sebuah thread di Twitter soal idenya membuat komunitas di Jakarta. Hal itu pun dikomentari oleh akun @nadiyahrs, yang mengungkapkan fakta bahwa Awkarin pernah memakai sebuah ilustrasi tanpa izin kepada pemilik karyanya.

Tak terima atas tudingan tersebut, Awkarin pun meminta akun tersebut memberikan bukti kepadanya dalam waktu 1x24 jam dan mengatakan dirinya akan datang ke Bandung untuk menemuinya dengan membawa pengacara.

Nadiya pun memberikan sebuah bukti soal pencatutan karya yang dilakukan oleh Awkarin. Namun tiba-tiba saja akun tersebut mengaku diblok oleh Awkarin dan mengaku dituntut.

Awkarin pun membuat pembelaan dengan mengatakan memang melakukan kesalahan itu pada 2015-2016 dan sudah mempertanggungjawabkan hal itu.

Bahkan ia menyebut kini menjadi salah seorang yang memperjuangkan hak artis dari oknum-oknum seperti dirinya di masa lampau. Ia pun menyebut tindakan Nadiya sebagai salah satu penggiringan opini publik.

"- cuma heran aja sih, kesalahan masa lampau yang emang sudah bertahun-tahun lalu ku akui dan sudah ke pertanggungjawabkan, eh dibawa-bawa ke masa sekarang, sedangkan sekarang diriku tidak pernah melakukan hal seperti itu lagi -"

"- dan Mbak Nadiya ini mengucapkannya seakan2 baru terjadi kemarin, menggiring opini publik. Padahal terjadinya 2015-2016 dan sudah saya pertanggungjawabkan. Tenang, saya sekarang memperjuangkan hak artist kok atas kesalahan yg dulu pernah saya lakukan. No need to worry"

"- ini sekalian juga ya untuk kalian yang masih ngambil gambar-gambar dari pinterest sembarangan dipost-post mungkin kalian bisa belajar dari hal ini. Karena sebagai artist yang susah payah mengerjakan art mereka pasti sedih kalau karyanya asal di repost," begitu kicau Awkarin.

Hal itu pun menjadi ramai dan menuai pro dan kontra. Beberapa mendukung Awkarin dan banyak pula yang mendukung ilustrator tersebut karena berani menyuarakan kebenaran. Beberapa mengkritisi keputusan Awkarin yang disebut antikritik dan mengintimidasi.

Kabar ini tampaknya kian menjadi sorotan pengguna media sosial, tak terkecuali komika Ernest Prakasa. Saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019), Ernest pun buka suara.

"Ya, kita kalau kenapa jadi ramai, karena seniman punya solidaritas ya. Kita kan tahu rasanya, sakit hatinya karya kita dijiplak gitu. Masalahnya yang lumayan berat. Waktu itu dia bukan hanya nge-post sebuah gambar yang tidak dicantumkan sumbernya, tapi dia bilang itu karya dia. Itu yang bikin kita dalam tanda kutip seniman merasa, 'kok gitu sih? Katanya mau jadi aktivis?'" ujar Ernest.

"Jadi ada yang tidak sinkron nih aktivis yang harusnya memperjuangkan hak sosial tapi track record dia, maksudnya, gue pernah ngedukung yang waktu dia asap banyak orang yang nyinyir. Gue bilang itu sesuatu yang baik, ya sudah hargai saja perbuatannya, itu kan berdampak riil, nggak apa-apa," sahutnya lagi.

"Cuma kalau dia benar-benar serius masuk aktivis, track record sama attitude harus sejalan sih. Gimana orang mau percaya sama apa yang dia perjuangkan kalau ternyata dia melanggar norma-norma yang kaya misalkan tadi (mencatut karya). Masa iya sih aktivis memperjuangkan kesetaraan sosial tapi masak ngejiplak. Itu kan nggak sinkron," tukas Ernest.

Awkarin pun menjelaskan kejadian tersebut lewat thread yang dibuatnya di Twitter. Berikut kronologi kejadian yang diceritakan Awkarin:




Simak Video "Awal Mula Heboh Awkarin Vs Ilustrator Asal Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com