detikHot

celeb

Artis Terseret Prostitusi Online, Zoya Amirin Minta 'Pembeli' Tak Ditutupi

Senin, 28 Okt 2019 22:06 WIB Mauludi Rismoyo - detikHot
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Finalis Puteri Pariwisata, PA, diamankan polisi karena terseret kasus prostitusi online. Seksolog Zoya Amirin diminta tanggapan mengenai masalah yang kembali menimpa seorang artis atau publik figur.

Dalam acara 'Pagi Pagi Pasti Happy', Uya Kuya selaku host menanyakan kasus prostitusi online ke Zoya. Apa sih penyebab artis bisa terjerumus ke dunia tersebut?

"Sebenarnya masalah sosial ya. Jadi yang pertama adalah makin banyaknya dihapuskan yang namanya lokalisasi. Nih gue bilang begini bukan karena gue setuju ya sama prostitusi, tapi ini pengamatan psikologisnya dan pengamatan sosialnya. Kalau lokalisasi dihapuskan, petugas kesehatan kayak saya seksolog kita nggak bisa datang memberikan seks edukasi dan Komisi Penanggulangan Aids nggak bisa ngajarin apa kondom atau kesehatan seksual," ujarnya.

"Karena gini sebagian besar lokalisasi yang pernah saya datangi di seluruh Indonesia itu selalu dipantau sama KPA (Komisi Penanggulangan Aids), karena prostitusi di sana nggak mau kerja kalau nggak pakai kondom dan sebagainya, so which is bagus, kalau dia sakit harus ke puskesmas setempat itu sudah diatur."


Menurut Zoya Amirin, prostitusi online dampaknya buruk. Sebab, tak ada yang mengamati pergerakan dunia tersebut karena berjaring media sosial.

"Kalau nggak ada si lokalisasi ini akhirnya jadi pada online. Nah online itu mereka nggak ada yang mengamati, nggak ada yang pajaknya, nggak ada Undang-Undangnya nggak jelas," tuturnya.

Bagi Zoya, artis yang terlibat prostitusi onlien karena untuk memenuhi gaya hidup. Media sosial memang disebutnya membuat orang menjadi berubah.

"Kalau artis yang melakukan, bukan cuma artis saja, ini untuk gaya hidup tersier, bukan lagi primer," katanya.

"Social media pengaruhnya benar. Social media itu menyediakan segala sesuatu untuk kita pamer. Prinsip ekonomi berlaku di sini bahwa terjadinya pasar, karena ada penjual dan pembeli."


Di sisi lain, Zoya Amirin juga menyoroti 'pembeli' prostitusi online. Ia berharap petugas berwajib bisa membuka sosok 'pembeli' untuk efek jera.

"Kalau terlalu di-blow up si artisnya saja, bukan cuma pembelimya ini yang parah sebenarnya. Harusnya pembelinya di-blow up juga kalau nggak, nggak ada efek jera. Selama pembelinya ditutup-tutupin besoknya bisa beli lagi kan," pungkasnya.




Simak Video "PA Sudah Berhubungan Badan Saat Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(mau/mau)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com