detikHot

celeb

Alasan Trio 'Ikan Asin' Dititipkan di Rutan Polda

Kamis, 24 Okt 2019 22:00 WIB Hanif Hawari - detikHot
Foto: Hanif Hawari/detikHOT Foto: Hanif Hawari/detikHOT
Jakarta - Trio 'Ikan Asin', Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua sudah resmi menjadi tahanan kejaksaan. Bukan di Cipinang maupun Salemba, ketiganya dititipkan ke Rutan Polda Metro Jaya.

Mereka mengaku nyaman setelah tiga bulan mendekam di sana. Hal itu juga agar ketiganya lebih gampang saat melangsungkan sidang di pengadilan nanti.

"Itu permintaan dia. Sudah betah di situ katanya," kata kuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua, Nicolas Johan Kilikily, saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2019).

Lebih lanjut, kuasa hukum yang lainnya, Insang mengatakan permintaan tersebut dibuat untuk memudahkan ketiganya dalam menjalani proses sidang nanti. Terlebih, mereka saling berkaitan satu sama lain.

"Alasannya adalah karena Pablo dan Rey pasangan suami istri. Kalau sampai dititipkan di Cipinang satu, di Pondok Bambu satu, itu akan menyulitkan kita," timpal tim kuasa hukum yang lainnya, Insang.



"Proses hukum harus ke pengadilan dalam mobil yang berbeda, kalau di Polda kan lebih memudahkan makanya kami mohonkan itu," kata Insang.

Dalam waktu dekat, ketiganya akan disidangkan. Seperti diketahui, mereka terjerat kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik.

"Kurang lebih dua sampai tiga minggu," Nicolas Johan Kilikily.

"Bersamaan kan perkara ini semua satu paket jadi bersamaan semua, jadi nggak perlu lagi ada pihak yang datang kemana-mana, cukup dari Polda aja langsung ke Pengadilan Jakarta Selatan," tukas Insang.

Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq. Ketikanya diduga mencemarkan nama baiknya terkait vlog 'ikan asin'.




Simak Video "Diajak Damai Kasus 'Ikan Asin', Fairuz Tegas Menolak"
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/dal)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com