detikHot

celeb

Wiranto Ditusuk, Gus Miftah Merasa Harus Waspada

Kamis, 10 Okt 2019 19:48 WIB Desi Puspasari - detikHot
Foto: Usman Hadi/detikcom Foto: Usman Hadi/detikcom
Jakarta - Banyak suara yang menduga adanya sesuatu di balik penusukan Menko Polhukam, Wiranto. Gus Miftah menilai anggapan-anggapan seperti itu terlalu receh.

Wiranto ditusuk di Pandeglang, Banten, oleh seorang pria dengan belati. Radikalisme dan ISIS pun disebut dalam kasus ini.

"Jadi banyak menimbulkan persepsi publik yang nggak karu-karuan, ini setting-an lah, apalah, segala macam. Kalau bahasa Lucinta Luna halulah," kata Gus Miftah kepada detikcom, Kamis (10/10/2019).



"Tak pikir terlalu receh kalau itu dibilang pengalihan isu atau apa," sambungnya.

Gus Miftah justru melihat ini patut dijadikan sebuah peringatan untuk kewaspadaan. Termasuk juga peringatan untuk dirinya sendiri, sebagai pemuka agama dan orang yang senang bicara tentang NKRI.

"Kalau saya, artinya orang-orang kayak saya harus waspada. Selama ini saya jadi orang terdepan bicara tentang kebangsaan, bicara tentang NKRI, dan sebagainya," tuturnya.

"Kalau kemudian orang-orang yang dianggap radikal disebut antipancasila, anti-NKRI, ya orang-orang kayak saya kan jadinya khawatir juga. Sekelas Wiranto aja kena apalagi Gus Miftah," kata Gus Miftah.




Simak Video "Penusukan Wiranto, Prabowo: Saya Tak Melihat Ada Rekayasa"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/nu2)

Photo Gallery
FOKUS BERITA: Wiranto Ditusuk!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com