Boy George Ditangkap Polisi
Minggu, 09 Okt 2005 12:45 WIB
Jakarta - Melaporkan perampokan yang terjadi di apartemennya, Boy George malah diborgol polisi. Bukan karena membohongi polisi, musisi Inggris yang baru-baru ini tampil di Jakarta tertangkap basah memiliki kokain. Ay Caramba!Kejadian yang dialami mantan pentolan Cultere Club ini terjadi pada Jumat (7/10/2005) waktu Manhattan, AS. Sebelum penangkapan, ia sempat menelepon polisi mengadukan perampokan yang terjadi di rumahnya di kawasan mewah Manhattan, New York.Ketika sedang memeriksa kediamannya itu, polisi malah menemukan kokain di dekat komputer. Barang terlarang yang ditemukan itu diperkirakan seberat 5 gram."Telepon yang kami terima mengenai adanya percobaan perampokan. Ketika polisi tiba di sana, mereka malah menemukan kokain di dekat komputer. Mereka bahkan menemukan lagi kokain dalam jumlah yang lebih besar di rumah itu," terang juru bicara kepolisian New York, Kevin Czartoryski, dilansir AP, Minggu (9/10/2005).Selain ditemukannya kokain, terdapat juga seorang wanita di apartemen tersebut. Namun, wanita itu menolak menyebutkan hubungannya dengan musisi yang beralih menjadi Disc Jockey itu.Sabtu (8/10/2005) waktu setempat, George dihadirkan ke pengadilan. Ia bebas dengan jaminan pada saat itu juga. Hanya saja, ia harus menerima 4 tuduhan yang memberatkannya dan terancam mendekam di penjara selama 15 tahun.Keluar dari pengadilan, pria berusia 44 tahun tersebut terlihat tersedu-sedu. Namun tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya. Ia harus kembali ke meja hijau pada 19 Desember mendatang.Pengacara pelantung tembang Karma Chameleon ini menyangkal jika obat-obatan yang ditemukan merupakan milik kliennya yang bernama asli George O'Dowd."Itu hanya sedikit obat-obatan. Dia tidak tahu dari mana asal obat-obatan tersebut. Banyak orang yang datang ke rumahnya," ujar Lou Freeman pada New York Post. "Tidak mungkin orang yang menyembunyikan sesuatu menelepon polisi," belanya.Sesungguhnya ini bukan pertamakalinya Boy George bermasalah dengan obat-obatan terlarang. Tahun 1986, penyanyi ini terbukti atas kepemilikan heroin di Inggris. Dua temannya mengalami overdosis pada kejadian tersebut dan ia terpaksa mengikuti program rehabilitasi dan setahun kemudian Culture Club bubar. (ana/)











































