Fans Rela Membunuh Demi Buku Harry Potter

Fans Rela Membunuh Demi Buku Harry Potter

- detikHot
Rabu, 05 Okt 2005 13:21 WIB
Fans Rela Membunuh Demi Buku Harry Potter
Jakarta - Demi mendapatkan satu seri lengkap kisah Harry Potter, seorang penggemar dari Jerman melakukan kejahatan. Ia mencuri 6 buku Harry Potter dan mengancam akan membunuh orang yang menghalangi niatnya. Waduh!Kejadian ini berlangsung di kota Hanover, Jerman. Seorang pria yang tak bisa disebutkan namanya mengunjungi toko buku di sebuah pusat perbelanjaan dalam stasiun kereta api. Ia kemudian mengambil 6 buku Harry Potter versi bahasa Jerman dari seri pertama hingga seri terbaru.Tentu saja orang itu harus merogoh kocek sedalam-dalamnya untuk bisa memiliki keseluruhan seri Harry Potter. Namun karena secara ekonomi ia tak mampu, maka mencuri adalah jalan singkat yang diambilnya. Seketika petugas keamanan yang mengetahui ada pencurian langsung memburunya. Di tengah pelariannya si pencuri mendapatkan masalah. Ia kesulitan membawa 6 buku Harry Potter yang masing-masing tebalnya mencapai sekitar 900 halaman.Sebelum meneruskan pelariaannya, pencuri itu sempat mampir ke sebuah toko untuk meminta tas pada karyawan di sana. Merasa terhalangi, ia menonjok wajah seorang pelanggan hingga terjatuh. Polisi mulai geram, mereka mengerahkan seluruh tenaga untuk bisa meringkus si pencuri.Si pencuri pun semakin terdesak. Ia menyerukan ancaman akan melukai orang yang menghalangi niatnya. Tentu saja hal ini sempat membuat kepanikan di tengah kondisi stasiun kereta api yang sedang ramai pengunjung. Namun tak lama kemudian petualangan si pencuri tersebut pun berakhir. Petugas berhasil meringkus si pencuri yang masih tak mau melepaskan buku Harry Potter yang dicurinya."Saksi mata menyatakan bahwa orang itu tak tahan ingin tahu siapa sebenarnya half-blood prince," ungkap polisi Hanover seperti dilansir dari News24, Rabu (5/10/2005).Harry Potter, buku termahsyur karya J.K Rowling telah diterjemahkan dalam 63 bahasa. Hingga saat ini buku tentang penyihir cilik itu telah terjual sebanyak 300 juta kopi di seluruh dunia. (yla/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads