Ratih Sanggarwati Ajak Model-model Salat Tahajud

Ratih Sanggarwati Ajak Model-model Salat Tahajud

- detikHot
Senin, 19 Sep 2005 19:58 WIB
Ratih Sanggarwati Ajak Model-model Salat Tahajud
Jakarta - Menurut Ratih Sangggarwati seorang model tak hanya harus cantik dan bertubuh proporsional. Model apalagi model muslimah yang dikembangakan Ratih, juga harus rajin salat tahajud.Pertengahan September ini, Ratih Sanggarwati atau yang akrab dipanggil Ratih Sang akan sibuk dengan kegiatannya mengkaratina para finalis Top Model Muslimah 2005. Kegiatan karantina yang berlangsung di sebuah hotel itu tidak hanya mengajarkan para model berjalan di catwalk atau pose ketika di foto. Ratih juga mengajak model-modelnya, salat tahajud dan mendengarkan ceramah dari beberapa ustad ternama."Saya ingin membiasakan mereka salat tahajud. Soalnya waktu ditanya ketika penjurian kemarin, beberapa dari mereka bilang, salat tahajud kalau mau ujian saja," tutur Ratih, model kelahiran Ngawi, Jawa Tengah, ditemui detikhot di Gedung BTN, Harmoni, Senin (19/9/2005) sore.Pemilihan Top Model muslimah adalah terobosan baru yang dilakukan Ratih sejak tahun 2004 lalu. Ibu dari tiga orang putri itu ingin suatu hari nanti, model-model berkerudung jadi bagian dunia model di Indonesia.Untuk mewujudkan keinginannya, tahun 2005 ini Ratih keliling ke lebih dari enam kota di Indonesia. Ia terjun langsung sebagai juri ajang pemilihan model yang digagasnya itu."Ada satu daerah yang dibatalkan karena ketika ketemu memang pakai kerudung, tapi ternyata sehari-harinya tidak. Saya tahu mana model yang sudah terbiasa berkerudung. Dari cara memasang ciput dan jarum pentul, itu bisa terlihat," ceritanya.Malam final pemilihan Top Model Muslimah akan digelar Kamis (22/9) mendatang. Sekitar 30 orang wanita berkerudung dari berbagai propinsi akan berlenggak-lenggok di atas catwalk memamerkan kebolehan mereka. Pemenang pertama ajang ini nantinya mendapatkan hadiah umroh dan uang tunai Rp 2.5 juta."Mereka ini bukan Arzetti yang dikerudungin lho. Jadi nanti ketika mereka berputar-putar agak kaku, harap dimaklumi. Jalannya masih agak sedikit tersendat," seloroh Ratih dengan logat Jawa medok. (eny/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads