ADVERTISEMENT

Ahmad Dhani Masih Geram Soal Putusan Hukumnya

Hanif Hawari - detikHot
Senin, 18 Feb 2019 16:30 WIB
Foto: Ahmad Dhani (Deny Prastyo Utomo)
Jakarta - Ahmad Dhani masih geram terkait keputusan hukum yang menjeratnya. Mulai dari penahanan 30 hari yang dilakukan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta hingga pemindahannya ke Rutan Medaeng, Jawa Timur.

"Iyalah (masih geram). Pasti nggak terima dia," ujar kuasa hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko, saat ditemui di Komisi Yudisial, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).

Tak hanya itu, perlakuan saat di Pengadilan Negeri Surabaya pun juga dikeluhkan pentolan 'Dewa 19' itu. Bagaimana tidak, ia tidak diizinkan untuk bertemu wartawan dan diperlakukan sebagai tahanan di sana.


Padahal, status Ahmad Dhani sekarang ini sebagai tahanan di Jakarta terkait vonis ujaran kebencian yang menjeratnya. Sedangkan di Surabaya, ia hanya menjalani sidang pencemaran nama baik 'idiot' dan tidak wajib ditahan.

Menurut Hendarsam, Jaksa Penuntut Umum di Surabaya tidak memiliki wewenang memperlakukan Ahmad Dhani seperti tahanan. Sebab, jaksa sifatnya hanya menghadirkan terdakwa saja.

"Terkait penetapan Ahmad Dhani ke Medaeng. Kok penetapan Mas Ahmad Dhani berdasarkan jaksa? Kasus Ahmad Dhani di Surabaya ancaman hukumannya 4 tahun nggak boleh ditahan, kalau mau ditahan di Jakarta (kasus ujaran kebencian)," tutur Hendarsam Marantoko.



Tonton juga video 'Pihak Ahmad Dhani Ingin Kejelasan soal Penetapan Penahanan':

[Gambas:Video 20detik]


Ahmad Dhani Masih Geram Soal Putusan Hukumnya
(hnh/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT