ADVERTISEMENT

Divonis 3 Tahun Penjara, Sisca Dewi Ajukan Banding

Tim detikHOT - detikHot
Senin, 14 Jan 2019 18:09 WIB
Foto: Tim detikHOT
Jakarta - Sisca Dewi divonis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 3 tahun penjara. Ia terbukti mengganggu rumah tangga eks petinggi polisi, BS.

Tak terima, Sisca Dewi mengatakan ingin mengajukan banding. Ia mengaku keberatan dengan putusan tersebut.

"Tadi saya udah nyatakan, saya banding. Dan saya sangat keberatan ya," ucap Sisca Dewi usai Persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).



Banyak fakta persidangan yang dibantah Sisca Dewi. Mulai dari ancaman yang ia lakukan hingga pemerasan terhadap rumah.

"Tadi dibilang ada ancaman lisan. Ancaman lisan tuh tidak pernah saya katakan. Terus fakta yang tidak boleh diingkari di ancaman lisan yang menurut pengakuan Mas BS itu saya minta rumah Lamandau karena rumah dimasukin kolor ijo. Kan sangat jelas kejadian kolor ijo itu rumah Lamandau sudah dalam keadaan terbeli," tutur Sisca Dewi.

"Dan pengakuan Mas BS menyerahkan uang di apartemen itu juga tidak sesuai dengan kenyataan. Justru apartemen itu dibeli juga dibeli karena keadaan rumah Lamandau juga disewa karena rumah Lamandau dalam keadaan dibangun. Karena kita beli kan dalam keadaan belum jadi kan sepenuhnya. Terus rumah pinguin dimasukin kolor ijo karena saya tidak ada tempat tinggal, karena rumah pribadi saya di kesehatan juga lagi direnovasi. Akhirnya Mas BS juga menyewakan apartemen. Itu boleh dicek di manajemen apartemen yang berada di Jalan Barito," bebernya.

Sisca Dewi mengatakan banyak hal yang telah direkayasa. Hal itulah yang membuatnya keukeuh untuk mengajukan banding.

"Jadi banyak yang direkayasa dalam kasus ini. Dan saya rasa tadi juga putusan yang sangat tidak adil dan dipaksakan. Makanya saya menyatakan banding," papar Sisca Dewi.

Tonton video: Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara, Sisca Dewi Ajukan Banding

[Gambas:Video 20detik]



Jika hasil banding lebih berat dari vonis, Sisca Dewi mengaku tak takut akan hal itu. Sebab, ia ingin mengungkap kebenaran yang selama ini menurutnya telah direkayasa.

"Nggak (takut). Saya ingin mengungkap kebenaran dari kasus ini," pungkasnya. (kmb/ken)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT