DetikHot

celeb

Ayah Meghan Markle Bohong soal Penyakit Jantung?

Jumat, 20 Jul 2018 09:55 WIB  ·   Febrina Arifin - detikHOT
Ayah Meghan Markle Bohong soal Penyakit Jantung? Foto: Meghan Markle (Getty Images)
Jakarta - Setelah sebelumnya batal menghadiri pernikahan Meghan Markle akibat masalah kesehatan, seorang sumber kini mengklaim bahwa alasan penyakit dan operasi jantung yang digunakan oleh Thomas Markle kala itu hanyalah rekaan belaka.

Seorang sumber yang disebut sebagai teman dekat Meghan mengatakan bahwa Thomas sebenarnya tidak pernah sakit dan telah memalsukan kabar operasi mendadak sebagai alasan untuk tidak menghadiri Royal Wedding dan mendapatkan simpati dari publik.

"Seluruh cerita mengenai ayah Meghan menjalani operasi jantung hanyalah cerita buatan. Dia (Thomas) harus menemukan alasan yang cukup bagus untuk tidak datang ke pernikahan Meghan dan menghindari kejadian memalukan lebih lanjut usai bekerja sama dengan para wartawan," ungkap sang sumber seperti dikutip dari Daily Mail (20/07/2018).

Pada salah satu wawancara terbarunya dengan Good Morning Britain, Thomas mengaku sempat dilarikan ke rumah sakit Sharp Chula Vista dan memasang ring pada jantungnya.

Namun ketika pihak Daily Mail melakukan pengecekan ke rumah sakit tersebut untuk mendapatkan konfirmasi, pihak rumah sakit mengaku bahwa nama Thomas Markle tidak pernah terdaftar di klinik mereka.

"Cerita tentang masalah kesehatan adalah caranya untuk membangkitkan simpati publik, dan mencuri perhatian lewat foto-foto palsu yang sangat memalukan bagi Meghan serta keluarga kerajaan," ujar sumber tersebut.

Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa Meghan sangat kecewa pada ayahnya yang telah melewatkan hari pernikahannya karena alasan publisitas.

"Sekarang semua orang merasa kasihan padanya. Mereka seharusnya tidak melakukan hal itu. Dia sendirilah penyebab dibalik semuanya dan jika dia benar-benar sakit, Meghan pasti akan berusaha untuk mengunjunginya. Jangan merasa kasihan padanya. Merasa kasihanlah pada Meghan," lanjutnya.

Sementara itu baik Thomas maupun pihak kerajaan hingga kini masih belum berkomentar mengenai kabar ini.


(dal/dal)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed