detikHot

Cinta Pertama

Feni Rose: Cinta Pertama Gue adalah Dunia Tari

Senin, 26 Feb 2018 17:05 WIB Hanif Hawari - detikHot
Foto: Ismail
Jakarta - Dikenal sebagai presenter yang sangat gemar olahraga khususnya, zumba, ternyata Feni Rose sudah sejak lama jatuh cinta dengan kegiatan tari. Bahkan dia mengatakan dunia tari adalah cinta pertama untuknya.

"Cinta pertama gue adalah di dunia tari ya," ujar Feni Rose kepada detikHOT di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

Menari dikatakan presenter 'Rumpi: No Secret' itu membuatnya bahagia. Semua masalah bisa hilang dari pikirannya.



"Karena menari itu membuat gue bahagia. Kalau gue ada masalah ya, karena gue nari itu udah dari kecil, terus gue ikut balet dan segala macam. Ketika gue lagi suntuk, atau apa, kalau sekarang bukan nari, zumba ya, kayak nge-dance juga. Itu gue ngerasa gue bahagia karena gue bisa melakukan hal yang gue kuasain," ceritanya.

"Artinya ibarat orang ekspert nya sepuluh ribu jam, gue itu nari ya udah sepuluh ribu jam. Jadi ketika nari kayaknya, gue ngerasa kepercayaan diri gue tumbuh," tambah Feni Rose.

Feni Rose menceritakan dia mulai cinta pada dunia tari sejak usia lima tahun. Bahkan saat duduk di bangku sekolah dasar, Fenny Rose sudah berhasil menciptakan tarian sendiri.

Berlanjut sampai SMP, perempuan yang kini sudah berusia 44 tahun itu menjadi koreografer untuk teman-temannya. Dia menekuni balet pun sejak SD sampai SMA.



"Tapi balet itu udah dari SD juga sampai SMA. Abis itu kuliah tari tradisional.
Jadi ya banyak jenis tarian yang gue kuasain. Cerrlider juga. Gue ngajar cheerleader bayangin. Sekarang gue guru zumba, beneran," ungkap ibu beranak dua itu.

"Dulu nggak ada ekskul gue yang bikin sendiri ekskulnya. Waktu gue SMA itu cheerleader itu bukan ekstrakurikuler. Yaudah kita bikin aja. Perkumpulan yang bukan ekskul, tapi rasa ekskul," lanjutnya tertawa.

Dari situ dia mulai mengikuti banyak perlombaan dan pertunjukan. Bahkan dia berasil dengan mahasiswa IKJ.



"Terus ikut lomba, dulu waktu kuliah ikut lomba koreografi tari Betawi ya. Itu lawannya itu mahasiswa-mahasiswa sekolah seni, IKJ. Tapi eyke berhasil juara tiga. Itu kebanggaan luar biasa. Dulu kuliah bukan seni padahal (gue). Itu baru koreografer," pungkas Feni Rose.

Dunia tari juga sudah membawanya bisa menginjakkan kakinya ke luar negeri. Menari bisa membuat dirinya lebih percaya diri.


(pus/kmb)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com