"Kayak sinetron aku kenal Lee kurang lebih setahun. Kebetulan seiman. Satu gereja dia yang lebih dekatin gue ke Tuhan. Dia lebih religi dan gue suka lupa. Jadi waktu berjalan karena udah umur. Jadi kita emang ngejalaninnya apa adanya, nyaman ya sudahlah (menikah)," ujar Okan saat resepsi pernikahannya di Segarra Resto, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/2).
Di samping itu, Okan juga sempat menangis. Hal tersebut dikarenakan almarhum ayahnya yang tidak dapat menyaksikan hari berbahagianya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntungnya, ibu kandung Okan yang asli orang Turki pun datang menghadiri hari berbahagia anaknya pada hari Sabtu (10/2).
Ia pun menyampaikan janji setianya kepada Lee yang kini telah sah menjadi istrinya.
"Janji bersedia jadi suami atau istri waktu senang susah, kaya miskin, atas bawah, selalu bersama, selalu berjalan bersama meskipun lagi susah. Kalau lagi senang semua orang mau. Tapi kalau susah nggak semua orang mau. Dalam rumah tangga ini semau dilewati bersama, nggak cuma suka tapi juga duka," tukas Okan.











































