"Saya pasti sayang banget dan hormat banget. Ya entah kenapa kalau anak cowok itu memang dekatnya sama ibu jadi mungkin ajang Hari Ibu, sebenarnya nggak mesti nunggu Hari Ibu sih. Tapi hari biasa juga kita ya pengen kasih tahu aja ke nyokap, terima kasih atas semua yang sudah diberikannya, semoga sehat selalu dan jadi berkah," kata Rayi kepada detikHOT di temui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
Rayi dan Asta pun menceritakan bagaimana kenakalan mereka di masa kecil. Mulai dari colongan menonton televisi saat harus mengerjakan pekerjaan rumah, sampai berantem dengan sesama teman saat SMA pernah dilakukan oleh personel RAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gue sering sarapan pasti ngobrol bareng di meja makan adalah waktu paling enak," ucap Asta.
"Meskipun gue udah nikah, udah nggak tinggal bareng, tiap kali datang ke situ, meja makan pasti jadi tempat ngobrol ngeluarin unek-unek, momen makan itu memang paling top," ujar Rayi.
Keinginan untuk membahagiakan ibu sudah sering dilakukan oleh RAN. Hadiah-hadiah saat awal terkenal pernah diberikan oleh RAN.
"Gue pernah kasih vacum cleaner. Waktu itu nyokap lagi butuh jadi beliin yang portable kecil," kenang Asta.
"Salah satunya pas ulang tahun beliin tas brended. Ya pengen aja kasih sesuatu yang cukup nice supaya dia pakai ada yang baru," aku Rayi.
Mereka pun berjanji untuk selalu berusaha membahagiakan sang bunda. Ungkapan cinta dan terima kasih saja seolah tak bisa membayar semua kebaikan yang sudah sang bunda berikan untuk mereka.
"Intinya mau bahagiain terus selamanya. Mama thank you restunya," ucap Asta untuk sang bunda.
"Setiap kali ibu butuh kita, kita akan berusaha selalu ada. Terima kasih untuk semuanya udah nggak bisa dikasih tahu lagi detilnya, sehatnya, all the best for you. I love you," ungkap Rayi.
Baca juga: Pengakuan Dosa Dewi Persik kepada Sang Ibu |











































