Untuk mengalihkan pikirannya terhadap obat terlarang itu, Ammar Zoni mencoba hobi baru. Ia kerap menulis sebuah jurnal.
"Untuk jurnal itu kan setiap hari ada jurnal 1, jurnal 2, dan seterusnya. Selama 5 bulan itu sudah ada 150 jurnal kali ya. Aku bikinnya sampai 2 jam sih. Apa yang saya rasakan saja," ujar Ammar saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/12/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesinetron itu kemudian diajarkan empat fase untuk menjauhkan ketergantungannya terhadap obat terlarang tersebut. Salah satunya dengan melampiaskannya ke dalam suatu tulisan. Hal ini yang membuat dirinya terinspirasi bikin jurnal.
"Kita tulis di situ tentang keluh-kesah kita, feeling kita seperti apa, kesehatan kita dan goals kita hari ini seperti apa. Jadi pemikiran recovery itu seperti recovery sepanjang hidup," tutur Ammar Zoni.
Selain menulis jurnal dan ingin membuat buku, ia juga ingin kembali berolahraga. Ia mengaku sudah lama tak menekuni silat.
"Stepnya ya pengen bikin buku untuk sharing. Tujuan hanya itu sharing kepada teman-teman apa yang sudah saya lalui. Kalau dari segi kehidupan saya juga ingin membagi kurang lebihnya. Sambil memaintain saya punya silat," tukas Ammar Zoni.
(vep/mau)











































