"Aku sama kayak ibu-ibu yang lain, mandiin, bangun tengah malam bikin susu, nganterin sekolah, nganterin ekskul, ngaji, ngajarin salat, ngajarin sopan santun, marahin, jadi ibu yang galak bawel. Aku perempuan biasa, kalau di rumah emak-emak aja," ujar Karput di Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
Bahkan dalam mengurus bocah lelakinya tak ada drama yang muncul. Diakuinya sang anak kini sudah cepat menangkap ilmu agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kartika merasakan bagaimana menunggu anaknya belajar ngaji. Ia merasa menjadi wanita sempurna meski belum menikah.
"Nggak ada, paling sampe sekarang kalau ngaji ditungguin. Dia kan masih belum bisa fokus, umurnya baru tiga tahun dua bulan kadang masih keluar-keluar. ngecek aja, bunda habis itu masuk lagi (kelas)," ucapnya.
Belum lama ini Kartika mengangkat satu anak lagi. Meski kerap putus cinta, Kartika merasa tertantang menjadi ibu dari anak-anaknya. (fbr/kmb)











































