detikHot

celeb

Ini Kejanggalan yang Dirasakan Aa Gatot Brajamusti dalam Kasusnya

Selasa, 07 Nov 2017 20:27 WIB Desi Puspasari - detikHot
Foto: Palevi Foto: Palevi
Jakarta - Setelah divonis 8 tahun penjara dalam kasus narkoba di Polda NTB, Aa Gatot Brajamusti harus menjalani persidangan tiga kasusnya di Jakarta. Aa Gatot Brajamusti terlibat dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal, kepemilikan satwa yang dilindungi, dan tindak asusila.

Pihak Aa Gatot Brajamusti merasa ada yang mengganjal sejak awal kasus ini mencuat. Pengacara Aa Gatot, Kutut Layung Pambudi, memprotes adanya beberapa kewajiban polisi yang tidak dilaksanakan dalam proses pemeriksaan kasus Aa Gatot.

"Tidak ada proses penyidikan sebagaimana disampaikan tadi di persidangan bahwa korban ini langsung diperiksa oleh penyidik dalam hal ini adalah prosesnya sudah penyidikan langsung. Di sini jelas terbukti tidak ada penyelidikan langsung ke tahapan penyidikan," kata Kutut usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2017).

"Satu hal lagi, tadi disampaikan Aa Gatot pada hari itu juga langsung ditetapkan sebagai tersangka. Itulah yang kita pandang sebagai kekeliruan," lanjutnya.

Menurut pengacara Aa Gatot, seharusnya dalam dugaan suatu tindak pidana harusnya diperiksa dulu saksi-saksi terkait dalam proses penyelidikan. Ada gelar perkara, jika memang dipandang layak terbukti salah patut ditingkatkan ke proses penyidikan.

"Ada satu lagi kejanggalan, tadi saksi dari pihak kepolisian menyatakan ada satu didampingi ketua RT, satu lagi dibilang tidak didampingi ketua RT, ketu RT lagi keluar kota, kan lucu. padahal mereka datang berbarengan. Dari sini kita semua bisa menyimpulkan seperti apa kasus ini," cecar Kutut.

Ditambah saat saksi Rendi terkait satwa yang dilindungi, Aa Gatot sempat mempertanyakan nama Jamal yang diakui Rendi ada saksi Jamal dan Heri saat mereka datang menggeledah rumah Aa Gatot. Sedangkan Aa Gatot menyangkal saksi Jamal ada di rumahnya.

"Tadi disampaikan Aa Gatot katanya di situ ada asistennya bernama Jamal. Aa sendiri merasa tidak ada. Kejanggalan-kejanggalan ini yang kita sayangkan. Sangat tidak adil," tegas pengacara Aa Gatot Brajamusti.
(pus/kmb)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com