Tanpa Kontes Baju Renang, Miss Universe Oke
Kamis, 19 Mei 2005 20:25 WIB
Jakarta - Pernah menjadi kontestan sekaligus juri kontes kecantikan, Ayu Dyah Pasha merasa ajang semacam itu banyak manfaatnya. Namun untuk Miss Universe ia tetap tak setuju dengan kontes baju renangnya.Kepergian Artika Sari Devi ke ajang Miss Universe berbuntut protes dari beberapa kelompok masyarakat. Utamanya, yang dimasalahkan adalah kontes baju renang yang menjadi bagian dari ajang tersebut. Sesi seleksi yang menilai keindahan tubuh itu dirasa beberapa kelompok tidak sesuai dengan budaya bangsa.Pernah mengikuti berbagai kontes kecantikan dan menjadi juri salah satu pemilihan putri remaja, Ayu Dyah Pasha turut berkomentar. Menurutnya ajang tersebut tak hanya menilai kecantikan luar saja tapi juga kepribadian dan wawasan."Masyarakat sebaiknya lihat saja dulu hasilnya Putri kita sepulang dari sana. Banyak pengalaman dan kesempatan yang dia dapat untuk mempromosikan Indonesia," ujar Ayu Dyah Pasha kepada detikhot, Kamis (19/5/2005).Namun dibalik dukungannya tersebut, masih ada sesuatu yang mengganjal untuk Ayu, yaitu kontes baju renang. Sesi yang menilai kecantikan tubuh itu dirasanya tak perlu diadakan.Selain menilai kemulusan dan kemolekan tubuh, sebaiknya panitia mencari kriteria lain yang tak sebatas outer beauty. Apalagi jika seorang kontestan yang kompeten harus terjegal karena memiliki cacat tubuh, hal tersebut pasti sangat disayangkan."Di luar dari kontes baju renang saya setuju dengan Miss Universe. Tapi sebaiknya kita semua jangan menilai duluan baik dan buruknya sebelum melihat hasilnya nanti," imbuh Ayu. (fta/)











































