DetikHot

celeb

April Jasmine Sempat Ketakutan Jalani Program Bayi Tabung

Rabu, 13 Sep 2017 17:38 WIB  ·   Hanif Hawari - detikHOT
April Jasmine Sempat Ketakutan Jalani Program Bayi Tabung Foto: Hanif Hawari/ detikHOT
Jakarta - Pilih menjalani program bayi tabung, April Jasmine sempat mengalami ketakutan. Kenapa?

Dia bercerita mengenai keputusannya tersebut. Keinginannya menjalani bayi tabung berawal saat dirinya menjalani ibadah umrah.

"Saya waktu umrah tahun lalu. Jadi saya lagi umrah sama Ustad bawa jamaah, terus lagi panggil jamaah yang ketinggalan. Tiba-tiba lagi teriak, dokter Anggia negur saya. Lho kok ada dokter ya, saya jadi merasa ditanya kapan mau program lagi. Ya sudah saya bilang nanti ya dok programnya, karena Sultan masih kecil. Iya jangan lama-lama kata dokternya," cerita April Jasmine di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).



Saat mengecek kesehatan kandungannya tahun lalu, dokter mengatakan terjadi pembengkakan di bagian kanan rahim April. Dia pun sempat meminta solusi lain agar tidak dioperasi.


"Operasi bukan hal yang mudah juga. Agak jiper juga. Dalam arti dirobek lagi. Jadi akhirnya dokter bilang kalau ibu mau hamil mending dibersihkan cairan yang ada di saluran tuba itu. Tapi dengan konsekuensi kita nggak tahu apakah mungkin dalam beberapa Bulan cairan itu ada lagi atau nanti bahkan kalau cairan itu bocor bisa merusak janin," bebernya.

Mau tak mau, istri ustad Solmed itu akhirnya setuju dengan keputusan itu. Sebab, tak ada jalan keluar yang lain untuk mendapatkan momongan lagi.

"Wah membahayakan sekali saya tanya opsi lain lagi dengan laparoskopi, yaitu saluran dibuang dan salah satu jalan punya anak itu bayi tabung. Saya masih berpikir tiga bulan operasi apa nggak. Ustad bilang kalau itu yang terbaik nggak apa-apa operasi saja," ungkap April soal kegundahannya.

"Dilihat ketebalan dinding rahimnya. Bulan pertama saya datang dinding rahim saya tidak terpenuhi. Jadi minimal 8 ml, ini cuma 7,8. Dokter bilang, sayang bu nanti saja dicoba lagi bulan depan. Jadi dicoba lagi dengan prepare labih baik, dokter menambah suntikan. Ada suster yang datang ke rumah suntikin perut saya harus di jam yang sama," lanjut ibu satu anak itu.



Demi mendapat ketebalan dinding rahim yang dibutuhkan, April sangat menjaga pola istirahat, tidur, kebersihan rumah, hingga makanan. Sampai akhirnya ketebalan dinding rahimnya mencukupi.

"Tanggal 11 itu lah mulai transfer. Saya pikir sudah bebas dari suntikan ternyata masih sampai tanggal 21, suntikan tiap hari," sambung April Jasmine.

Hal ini pun menjadi sebuah ujian untuk April Jasmine dan juga Solmed. Ia pun tetap berpikir positif dengan usaha yang sedang dijalaninya demi mendapat momongan lagi dengan cara bayi tabung.


(hnh/pus)

Photo Gallery
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed