Tudingan Lain dari Marwa, Merasa Atalarik Peralat Anak-anaknya

Tudingan Lain dari Marwa, Merasa Atalarik Peralat Anak-anaknya

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 18 Apr 2017 21:06 WIB
Tudingan Lain dari Marwa, Merasa Atalarik Peralat Anak-anaknya
Foto: Desi Puspasari/detikHOT
Jakarta - Kesedihan yang dirasakan Tsania Marwa sangat bertubi-tubi. Sampai pada hari ulang tahunnya, Marwa menangis karena tidak bisa merayakan bersama dua buah hati tercintanya.

Marwa menuding bahwa Atalarik memperalat kedua anaknya. Sikap dua anaknya sungguh berbeda ketika ia temui secara langsung.

"Pas saya ulang tahun tanggal 5 April kemarin saya tuh hancur banget, untuk pertama kalinya saya ulang tahun nggak bisa ketemu sama anak saya, dan saya nggak bisa dengar 'Selamat ulang tahun Umi' atau segalanya," cerita Marwa menggebu-gebu di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (18/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tiup lilin aja nggak sudi, saya bilang 'udah nggak apa-apa nggak usah tiup lilin saya ini lagi beduka karena saya pengen ketemu anak'," lanjutnya.

Sampai akhirnya pada malam hari, pengacara Atalarik, Junaidi mengirimkan sebuah video kepadanya. Di mana kedua anaknya meniup lilin dan menyanyikan selamat ulang tahun untuknya.

Bukan merasa bahagia, justru hati Marwa semakin sakit. Apa maksudnya pihak Atalarik mengirimkan itu, dan tidak mengantarkan anak-anaknya untuk sekadar bertemu secara langsung.

"Itu maksudnya apa gitu, mau mainin mental saya? Jadiin anak sebagai senjata, alat? Maksudnya apa? Sekarang kalau kita bikin secara sehat itu nggak baik buat psikis dia. Nyanyi selamat ulang tahun umi, uminya Nggak ada di situ. Padahal saya masih hidup, Mas Arik tahu saya di mana, beliau punya sopir, mobil, antar aja anaknya ke rumah," cecar perempuan berusia 26 tahun itu.

Sudah satu bulan Marwa tak bertemu dengan dua anaknya. Atalarik membawa pulang anak-anaknya ke Cibinong dari rumah orangtua Marwa.

(pus/kmb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads