"Mas Arik pernah bilang ke saya, ada bukti pesan singkatnya, kalau saya gagal jadi ibu. Dia bilang 'kamu nggak usah khawatir masalah ibu, saya bisa dapat yang lebih baik'," tutur Marwa di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (18/4/2017).
Sebagai ibu yang sudah melahirkan dua anak, dia yakin tak ada yang bisa sangat sayang kepada dua anaknya melebihi dirinya. Marwa mengatakan, setiap kali dirinya ingin membahas soal anak, Atalarik selalu melempar ke pengacara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya karier, empat bulan nikah saya hamil anak beliau. Saya kerja dari pagi ketemu pagi. Uang saya itu semuanya untuk rumah. Jadi mau secara lahir, batin, materi, fisik, saya sudah menyerahkan semuanya untuk beliau sebagai perempuan," cecar Marwa.
"Saya merasa menjadi istri yang baik, beliau juga kelihatannya terurus, ketika feedback yang saya dapatkan begini lihat sendiri rututannya, dari dia ambil anak, dia gituin barang-barang saya, sampai nggak boleh ketemu, bayangkan saja," kesalnya.
Bahkan, Marwa dilaporkan oleh pihak Atalarik ke Polres Kabupaten Bogor karena dianggap menebar ancaman saat ke rumah sang suami. Hal itu menambah daftar sakit hatinya.
(pus/ken)











































