Marwa tetap ingin bercerai dari Atalarik. Sedangkan Atalarik beralibi ingin mempertahankan pernikahannya yang sudah berjalan selama lima tahun.
"Alhamdulillah hari ini sudah terjadi mediasi. Dan Alhamdulillah bisa dibilang berjalan cukup baik. Tapi saya tekankan saya tetap pada keputuan saya untuk melanjutkan gugatan cerai saya kepada Atalarik dan saya meminta hak asuh anak saya," jelas Marwa usai menjalani persidangan di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (18/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya angkat juga poin itu di ruang mediasi. Karena tergugat merasa masih mau menyambung hubungan pernikahan. Saya cuma mau bertanya pertanyaan yang sederhana, 'Pak, kalau memang beliau masih mau menyambung hubungan dengan saya, nggak sesuai dengan tindakannya?'," sindir Marwa.
"Saya baru tahu kemarin, saya dilaporkan pidana ke Polres dengan gugatan saya membobol masuk. Kita lihat faktanya aja deh, apa fakta yang ada menunjukkan beliau masih mau rujuk dengan saya? Kok kayaknya saya susah percaya," sambungnya.
Bahkan, Marwa mengungkit soal janji pengacara Atalarik yang ingin mengembalikan barang-barangnya. Beberapa daftar barang yang ingin Marwa ambil dari dalam rumah Atalarik sampai saat ini belum juga dikembalikan.
(pus/wes)










































