200-an Pelawak Berkumpul di Musyawarah Pelawak Indonesia
Kamis, 21 Apr 2005 16:04 WIB
Jakarta - Hari ini, Kamis (21/4/2005), Musyawarah Pelawak Indonesia (MPI)digelar pertama kalinya di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Sejak pukul 09:00 WIB, pelawak-pelawak dari berbagai propinsi datang memenuhi undangan panitia MPI. Rencananya dalam acara yang digelar hingga malam nanti itu, pelawak-pelawak akan berkumpul untuk membentuk Persatuan Artis Komedian Indonesia (PASKI). Selain memilih ketua umum PASKI, akan dibahas juga berbagai hal seputar permasalahan yang dihadapi oleh pelawak di Indonesia. "Semoga dengan adanya wadah ini pelawak-pelawak di Indonesia semakin bersatu dan semakin maju," ujar Tarzan selaku ketua panitia MPI dalam sambutannya.Tarzan juga mengungkapkan ada tiga hal yang membuat dia terpecut untuk membuat organisasi bagi para pelawak. Hal pertama adalah karena kegagalannya mengumpulkan data para pelawak dari seluruh Indonesia ketika dia ingin membuat buku tentang pelawak beberapa waktu yang lalu."Hal kedua yang mendorong saya karena pada saat acara halal-bihalal yang diadakan oleh Bagito Grup, para pelawak juga sudah ngomong kalau kita perlu membuat wadah untuk kita sendiri. Para anggota DPR/MPR pun turut mendorong kita untuk segera membentuk organisasi untuk pelawak," tambah anggota lawak Srimulat itu.Beberapa nama pelawak senior sempat mencuat untuk menjadi kadindat ketua umum PASKI. Pelawak Derry menjagokan Komar, temannya sendiri di grup Empat Sekawan. Alasan pria yang baru saja keluar dari bui karena kasus narkoba itu karena dia melihat Komar sebagai sosok pelawak senior yang sudah banyak makan asam garam.Selain nama Komar, satu-satunya anggota Warkop yang tersisa yaitu Indro juga dijagokan untuk menduduki kursi ketua PASKI. Tarzan yang menjadi penggagas acara MPI bersama Indro, turut dijagokan untuk bersaing dengan kedua rekannya itu.Seolah tak mau kalah dengan para seniornya, Eko Patrio ikut memanaskan perebutan kursi ketua PASKI. Kata Eko tujuannya maju sebagai calon ketua karena dia ingin melihat dunia lawak di Indonesia lebih maju dari sekarang."Nggak ada salahnya dong kalau yang muda ikut bersaing sama yang tua. Saya kan pelawak juga. Dari yang muda-muda harus ada yang berani maju," imbuh Eko dengan nada mantap. (eny/)










































