Muncul kabar kalau perubahan sikap itu membuat Marwa mengalami tekanan batin. Kekerasan dalam rumah tangga secara verbal pun diduga membuat Marwa tidak nyaman lagi bersama Atalarik.
"Ha ha ha fitnah itu. Dapat info darimana? Hati-hati buat berita ya," ucap Junaidi, pengacara Atalarik ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Junaidi mengatakan justru kliennya belum tahu apa alasan Marwa menggugat cerai di Pengadilan Agama Cibinong. Dalam surat gugatannya, Marwa tidak mencantumkan alasannya mengapa menggugat cerai suami yang sudah lima tahun hidup bersamanya.
"Nah, saya juga belom tahu ini alasannya apa, kan kalau orang bercerai itu harus ada alasan seperti pertengkaran terus-menerus, dikarenakan misal KDRT, orang ketiga. Tapi, di surat gugatan marwah itu tidak ada. Makanya nanti saya bilang lihat di pengadilan. Dari, surat gugatan, saya baca dia tertekan selama lima tahun perkawinan," tegas Junaidi. (pus/wes)











































