Menanggapi hal itu, pengacara Atlarik, Junaidi memberikan penjelasan. Menurutnya, Atalarik sudah sangat baik mengemas barang-barang yang diminta oleh istrinya itu.
"Saat itu Marwa bilang kalau dia mau ambil barang. Daripada mereka bertengkar, saya bilang kamu buat list-nya, nanti saya sampaikan ke Arik. List yang mau diambil seperti sepatu-sepatu dan tas-tas," cerita Junaidi di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, Selasa (4/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata barangnya banyak. Sebagian dikemas dalam kardus rapi, sebagian plastik. Sorenya saya dapat kabar Instagram-nya (Marwa) gitu. Saya duga Marwa ini sudah melanggar komitmen. Dia ingin mengekspose," imbuh Junaidi.
Junaidi menjamin semua baju, sepatu dan tas milik Marwa dikemas dengan baik. Menurutnya, sangat tidak pantas Marwa menyebut plastik-plastik itu adalah kantong sampah.
"Kantong itu bukan kantong sampah, multifungsi iya. Bayangkan kita juga itu kan beli kantongnya. Saya tolak banget itu disebut kantong sampah. Orang pindah-pindah juga pakai kantong itu," pungkas Junaidi.
Baca juga: Tsania Marwa Sudah 5 Tahun Tutupi Masalah Rumah Tangga
(pus/ken)











































