Salah satunya soal hak asuh sang anak yakni Azka Raqila Ukra yang lahir 2014 silam.
Lewat sebuah jumpa pers, Minggu (2/4/2017), pria berkebangsaan Inggris itu menguraikan keinginannya agar bisa bertemu putranya tersebut yang diakuinya cukup sulit selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak putranya yang kerap disapa Al itu lahir, Sajad mengaku hanya bisa bertemu beberapa kali. Ia mengungkapkan pihak Nikita amat memberikan batasan bagi dirinya untuk bisa bertemu Al.
Termasuk saat Niki berada di dalam penjara karena kasus pemukulan terhadap kakak beradik Olivia dan Beverly Maesandy.
"Ketika dia keluar dari penjara, dia menyadari bahwa keluarganya mengizinkan saya bertemu anak saya. Dia begitu marah karena selama di penjara Nikita tidak tahu saya bertemu dengan anak saya," tutur Sajad.
Kini ia pun memilih untuk didampingi tokoh sekaligus pengacara agar dapat memuluskan keinginannya bisa bertemu kembali dengan Al.
"Kita kontak dengan Kak Seto April tahun kemarin untuk bantu saya ketemu anak saya. Sebab selama satu tahun dia selalu mengacuhkan dan blok nomor saya dari ponselnya," tukas Sajad. (doc/wes)











































