Menanggapi hal ini psikolog klinis, Liza Marielly Djaprie kepada detikHOT, Senin (20/2/2017), mengatakan semua keputusan harus dipikirkan matang-matang.
"Kalau buat saya itu benar-benar berdasarkan pertimbangan pribadi masak-masak tentunya dengan bijak dari para ulama tersebut," jawab Liza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klarifikasi soal perceraian dan isu poligami harus dikatakan sejujurnya. Jangan menambah kata-kata bohong untuk menutupi sesuatu, itu justru akan menambah daftar masalah.
"Terus tidak perlu mengekspose sesuatu yang terlalu personal banget karena, itu adalah jatah lingkup keluarga mereka bukan untuk publik ya kita harus bisa memilah-milah dengan bijak. Kedua, nggak ada ekspektasi bahwa seluruh masyarakat akan memahami dan menerima itu. Jadi klarifikasi lebih kepada ini penjelasan dari pihak saya diterima syukur, nggak diterima yaudah," tutup Liza. (pus/wes)











































