Psikolog: Ustad Seleb Harus Pikirkan Matang-matang Soal Perceraian

Fenomena Ustad Seleb Bercerai

Psikolog: Ustad Seleb Harus Pikirkan Matang-matang Soal Perceraian

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 20 Feb 2017 16:25 WIB
Psikolog: Ustad Seleb Harus Pikirkan Matang-matang Soal Perceraian
Foto: ineternet
Jakarta - Seorang public figure atau ustad seleb tentu akan mengalami gejolak batin. Ada anggapan yang menyebut klarifikasi salah, tidak klarifkasi makin salah.

Menanggapi hal ini psikolog klinis, Liza Marielly Djaprie kepada detikHOT, Senin (20/2/2017), mengatakan semua keputusan harus dipikirkan matang-matang.

"Kalau buat saya itu benar-benar berdasarkan pertimbangan pribadi masak-masak tentunya dengan bijak dari para ulama tersebut," jawab Liza.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam arti begini, kadang kita kasih klarifikasi pun orang nggak mau dengerin karena mereka mau dengar hanya yang mereka mau dengar, hanya mau melihat apa yang mereka mau lihat. Jadi kalau faktanya berbeda ah pasti bohong tuh. Jadi kalau buat saya kalau mau buat klarifikasi silakan," lanjutnya.

Klarifikasi soal perceraian dan isu poligami harus dikatakan sejujurnya. Jangan menambah kata-kata bohong untuk menutupi sesuatu, itu justru akan menambah daftar masalah.

"Terus tidak perlu mengekspose sesuatu yang terlalu personal banget karena, itu adalah jatah lingkup keluarga mereka bukan untuk publik ya kita harus bisa memilah-milah dengan bijak. Kedua, nggak ada ekspektasi bahwa seluruh masyarakat akan memahami dan menerima itu. Jadi klarifikasi lebih kepada ini penjelasan dari pihak saya diterima syukur, nggak diterima yaudah," tutup Liza. (pus/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads