"Saya masih harus urus bunda Dila di rumah sakit. Nggak pulang ke rumah dan di sini terus untuk beri pendampingan. Komunikasi terus sama dokter mengapa bunda Dhika masih harus di sini," ujar Indra Bekti saat ditemui di auditorium Rumah Sakit Brawijaya, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu malam (8/2).
Kondisi fisik sudah mulai membaik, namun batin tetap saja berkata lain. Kehilangan sang anak membuat Dila dan Indra Bekti terus dirundung duka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kali mencoba bangkit, namun tetap saja ada yang mengingatkan keduanya perihal sang putra. Apalagi anak lelaki itu memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya.
"Sempat dari kita ada yang keingat-keingat lagi. Kayak lagi ngobrol berdua. Selentingan, keingat, masih sedih-sedih. Bibirnya bergetar ingat Ken. Karena sempat ada yang nanya nama Ken bagus, dia jadi keingat lagi dan sedih," paparnya.
Foto: Gusmun |
Optimis tetap jadi pedoman orangtua dua anak ini. Walaupun Dila disebut Bekti memang sempat jatuh sakit dan agak stres.
"Dia lumayan stres, jadi down. Dua hari ini alhamdulillah entah kekuatan darimana, dia sempat mandi terus ketemu saya, bapaknya, dan dokter. Dia bilang bangun pagi juga enak, nggak ada meriang, nggak ada demam. Pas aku pulang kerja juga lihat dia tidurnya enak," ungkap Indra.
Kenward Athar Indrabekti, anak ketiga pasangan ini meninggal pasca dilahirkan pada 31 Januari. (vep/mmu)












































Foto: Gusmun