Dikutip dari Aceshowbiz, Kamis (26/1/2017) Mehmet mengaku pertama kali bertemu dengan ibunda Adele, Penny Adkins, di Bodrum, Turki, pada 1987. Saat itu, ia bekerja sebagai sopir taksi.
"Aku mengantar Penny Adkins dan teman-temannya berkeliling Bodrum dan Pamukkale selama dua pekan. Ia memperkenalkan diri sebagai suster. Saat itu, kami saling menyukai. Kami menjalin kedekatan selama dua pekan tersebut," ungkap Mehmet ketika diwawancara oleh salah satu surat kabar Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ia akan kembali ke Inggris, Penny mengajakku ikut dengannya. Namun, saat itu aku bilang padanya kalau aku ingin tinggal di Bodrum saja, dan bilang padanya bahwa ia bisa tinggal di sini kapanpun ia mau," lanjutnya.
Saat itu, Mehmet mengaku sempat kehilangan kontak saat Penny kembali ke Inggris. Biaya telepon internasional disebut terlalu mahal sehingga keduanya tak lagi saling menghubungi.
"Waktu saat kami bersama cocok jika dibandingkan dengan waktu kelahiran Adele. Saat aku melihat cara Adele bergerak, ketika ia mengangkat tangannya di konser, aku melihat jari ketiga dan keempatnya berdekatan, sama sepertiku," klaim Mehmet.
Di akhir wawancaranya, Mehmet pun yakin dirinya adalah ayah kandung dari Adele, dan bukan Marc Evans. Mehmet pun menegegaskan dirinya tak keberatan jika suatu hari pelantun hits 'Hello' tersebut ingin menjalani tes DNA.
Namun, pihak Adele membantah klaim tersebut. Seorang sumber terdekat memastikan ucapan Mehmet adalah omong kosong, walaupun saat diwawancara beberapa waktu lalu, musisi berusia 28 tahun itu mengaku berdarah campuran Turki, Spanyol dan Inggris.
(dal/mmu)











































